Klarifikasi Habib Novel Assegaf, Klaim Pembahasannya Bukan Tentang Jokowi

Minggu, 13 Juni 2021 08:59

Jokowi melayat mendiang Istri Yasonna Laoly (@setkabgoid)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Habib Noval Assegaf memberikan klarifikasi soal pernyataannya terkait haramnya mendoakan mayat non muslim.

Habib Novel mengatakan pernyataannya tersebut menjawab salah satu pertanyaan netizen.

“Twit saya tidak ada bahas tentang Jokowi, tapi ada yang tanya bagaimana hukum mendoakan non muslim meninggal dalam Islam,” kata Habib Novel dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Sabtu (13/6/2021).

Dia pun menegaskan larangan mendoakan mayat non muslim berlaku untuk semua warga muslim. Karena itu, pendapatnya bukan tentang Jokowi.

“Twit saya jawaban dari pertanyaan itu bukan tentang Jokowi karena saya juga tidak tau apa yang beliau lakukan…dan bukan juga urusan saya,” tegasnya.

Sebelumnya, presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut melayat istri Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Elisye W. Ketaren yang meninggal dunia pada Kamis (10/6/2021).

Foto layatan Jokowi terhadap mendiang, ikut diunggah oleh akun media sosial resmi milik Sekretariat Kabinet, @setkabgoid.

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi melayat bersamaan dengan mantan Ketua DPD RI, Oeman Sapta Odang du Rumah Sakit Gatot Subroto.

“Kabar duka datang dari Menkumham Yasonna Laoly. Sang istri, Elisye W. Ketaren, meninggal dunia Kamis (10/06/2021). Presiden @jokowi melayat ke Rumah Duka Sentosa, di RSPAD Gatot Subroto, bersamaan dengan mantan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang,” demikian tulis akun Twitter Sekretariat Kabinet.

Hanya saja, salah satu foto jadi sorotan. Foto tersebut terlihat Jokowi mengangkat kedua tangannya setinggi dada dan seolah berdoa di depan jenazah Istri sang Menteri.

Foto tersebut jadi perdebatan. Kemudian dikaitkan dengan ajaran Islam tentang adat dan larangan berdoa keada non muslim. Salah satu netizen menanyakan foto itu kepada Habib Noval Assegaf.

“Bukankah tidak boleh muslim mendoakan jenazah non muslim. Apakah ini dibenarkan pak de @NovalAssegaf,” kata pemilik akun twitter @akhdanZiyad.

Pertanyaan itu kemudian dijawab oleh Habib Noval Assegaf bahwa haram berdoa kepada non muslim.

“Takziah ke non muslim boleh selama tidak pada atau ada ritual agamanya,” katanya.

“Mengenai mendoakan pada non muslim meninggal Imam Nawawi rahimahullah mengatakan: “Adapun menyalati dan mendoakan mayit kafir, agar diampuni dosanya, hukumnya HARAM berdasarkan ketentuan Alqur’an dan Ijma,” sambung Habib Noval.

“Jika mau mendoakan ya doakan agar keluarganya yang masih hidup dapat hidayah masuk Islam,” katanya.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
8
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar