99 Persen Kebakaran akibat Korsleting Listrik, Danny Minta Pertanggungjawaban PLN

Senin, 14 Juni 2021 19:12

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus Kebakaran di Kota Makassar masih marak terjadi. Korsleting listrik menjadi pemicu terbesarnya.

Besarnya pengaruh kelistrikan terhadap kebakaran ini membuat Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meminta pertanggungjawaban ke PLN.

“Saya selalu komplain PLN mana tanggung jawabnya karena hampir 99 persen akibat arus pendek listrik. Hingga pengawasan listrik harus diperketat, kan tidak mungkin (Pemkot) urusi listrik itu,” kata Danny, Senin (14/6/2021).

Dinas Pemadam Kebakaran Makassar mencatat sejak Januari hingga 11 Juni 2021 ada 60 kasus kebakaran yang terjadi. Total kerugian ditaksir sekitar Rp10,8 miliar.

Kasus kebakaran akibat korsleting listrik sebanyak 39 kasus. Setelah itu, disusul kompor meledak dan tabung gas yang bocor

Untuk itu, Danny meminta kerjasama PLN sebagai instansi yang berwenang agar melakukan pengawasan ketat mengenai sistem kelistrikan. Utamanya kabel yang tidak memenuhi standar pemakaian.

“Saya berharap PLN membantu pemerintah kota. Memang sekarang ini terlihat secara teknis banyak kualifikasi kabel tidak qualified (memenuhi syarat), orang pakai kabel yang gampang terbakar, coba kita lihat sekarang rata-rata kabel,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
6
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar