Bupati Bulukumba Mengamuk Sampai Tendang Ban Bekas, Ini Alasannya

Senin, 14 Juni 2021 21:59

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf yang mengamuk saat berhadapan dengan massa aksi di depan kantornya, akhirnya angkat suara terkait sikapnya itu.

Kasubag Publikasi Setda Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, mengatakan, saat demo berlangsung, pimpinannya itu sedang rapat via online bersama dengan Kemendagri.

Karena situasi di luar kantor bupati yang kian memanas, akhirnya Muchtar meminta izin untuk segera meninggalkan rapat, dan menemui para massa aksi yang menganggap 100 kerjanya jauh dari harapan.

“Beberapa kali dipanggil untuk bertemu di halaman kantor. Pendemo tidak mau masuk dengan alasan mereka masih mau orasi dan bakar ban bekas,” kata Ayatullah, Senin (14/6/2021).

Muchtar pun heran. Lantaran massa aksi yang sudah diajak berdialog, justru masih tetap ingin berorasi soal tuntutannya itu.

“Bupati menganggap para pendemo ini tidak memiliki itikad baik untuk melakukan dialog, makanya dia menendang ban yang hendak dibakar oleh pendemo,” ujar dia.

Menurutnya, aksi demonstrasi yang digelar di depan kantornya akan diterima oleh pihak Pemkab Bulukumba.

Namun karena sikap massa aksi yang dianggap tidak beradab, hingga membuat Muchtar menendang ban bekas milik massa hingga kericuhan pun tak terelakkan.

“Ajakan Bupati untuk berdialog tidak direspon baik oleh para pendemo, sehingga tujuan yang hendak dicapai dalam menyampaikan aspirasinya tidak terwujud, malah sebaliknya terjadi saling dorong antara mahasiswa dan petugas,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
6
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar