Dongkrak Penjualan, Perusahaan Otomotif Girang Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang

Senin, 14 Juni 2021 14:49

Ilustrasi penjualan mobil

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perusahaan otomotif menyambut baik keputusan pemerintah memperpanjang diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100% untuk mobil berkapasitas 1.500 cc hingga Agustus 2021.

Kebijakan yang mulanya hanya berlaku hingga akhir Mei ini dipercaya akan semakin menggairahkan penjualan mobil.

Marketing Manager PT. Megahputra Sejahtera, Aji M. Said mengatakan sejak adanya diskon PPnBM 100%, terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap penjualan mobil.

“Kalau saya bandingkan bulan Maret-Mei kemarin, terjadi peningkatan penjualan hingga 50%,” kata Aji, Senin (14/6/2021).

Menurut dia, perpanjangan insentif PPnBM telah mendukung industri otomotif Indonesia makin membaik usai terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Ada PPnBM sangat bagus. Mendongkrak penjualan, dan daya beli semakin meningkat,” tuturnya.

Terkait dengan ketersediaan stoknya, Perusahaan Dealer Mobil Suzuki Makassar ini optimis pabrikan telah mempersiapkan semuanya dengan baik untuk menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah.

“Pasti sudah ancang-ancang (pabrikan). Kita optimis pasti tersedia (stoknya),” imbuhnya.

Marketing & Business Development Director Kalla Group, Hariyadi Kaimuddin juga mengaku kegirangan akan kebijakan ini. Ia menyatakan selama diberlakukannya diskon PPnBM, penjualan meningkat drastis.

“Prinsipnya bagus karena bisa angkat lagi penjualan,” katanya.

Ia merinci, misalnya pada bulan Maret awal diberlakukannya PPnBM. Di Sulsel Toyota mencatakan penjualan sebesar 954 unit dengan market share sebesar 32,66%.

Untuk Market di Kota Makassar penjualan Toyota melonjak menjadi 307 unit dari bulan sebelumnya yang hanya 207 unit untuk wilayah Makassar.

“Dibanding sebelum berlaku aturan ini dan setelahnya. Maret hingga Juni penjualan kami naik 80%,” tandasnya.

Diketahui aturan diskon PPnBM tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20 Tahun 2021 tentang PPnBM. Dalam regulasi ini disebutkan kalau skema diskon PPnBM dilakukan tiga tahap, dimulai Maret 2021.

Relaksasi tahap pertama berlaku sepanjang Maret-Mei yang kemudian diperpanjang hingga Agustus 2021 dengan pemotongan tarif PPnBM hingga 100 persen. Tiga bulan setelahnya, insentif yang diberikan berkurang menjadi 50 persen.

Kemudian, untuk tahap terakhir, diskon PPnBM yang diberikan hanya menjadi 25 persen saja.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian (Kepmenperin) Nomor 839 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor dengan PPnBM atas penyerahan BKP yang tergolong mewah ditanggung oleh pemerintah. Total ada 23 mobil yang dapat diskon PPnBM. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
10
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar