Firli Bahuri Membela Diri soal TWK KPK, Novel Baswedan: Ini Cara Licik

Senin, 14 Juni 2021 10:21

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (Miftahulhayat/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri kembali memberikan pembelaan atas pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang menjadi polemik.

Dalam acara Kick Andy Double Check eps:Firli Bahuri Ketua KPK, disiarakan Metro TV, Minggu (13/6/2021). Jenderal polisi bintang tiga itu membeberkan pelaksanaan TWK.

Tercatat 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos TWK. Dari 75 pegawai itu, 51 orang dinonaktifkan dan 24 orang lainnya masih akan dibina sebelum alih status menjadi ASN.

Firli mengatakan dari 1.351 pegawai semuanya menjalani TWK dengan soal dan waktu yang bersamaan.

“Sebanyak 1.351 pegawai memiliki hak yang sama, waktu yang sama, tools dan instrumen yang sama, waktu pengerjaan sama, mengukur dirinya masing-masing sehingga hasilnya 1.274 orang memenuhi ssyarat untuk menjadi ASN dan 75 tidak memenuhi syarat menjadi ASN,” katanya.

Firli kemudian menegaskan mustahil ada agenda pimpinan KPK, apalagi dirinya untuk menyingkirkan pegawai tertentu di lembaga anti-rasuah.

“Itu mustahil kami lakukan sebagai pimpinan KPK. Karena pimpinan KPK itu punya tugas untuk mengalihkan pegawai KPK menjadi ASN,” tegas mantan Kapolda Sumatera Selatan itu.

Pernyataan Firli itu lantas direspons penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Diketahui, nama Novel masuk dalam 51 pegawai KPK yang disingkirkan.

“Pak FB mengatakan hasil TWK 1274 lulus, 75 tidak lulus dengan soal dan waktu yang sama. Faktanya FB yang paksakan ada TWK & hasilnya disembunyikan,” kata Novel dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Senin (14/6/2021).

Bagikan berita ini:
6
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar