Kasus Covid-19 Melonjak, Begini Ketersediaan Kamar Rumah Sakit di Jawa Timur

Senin, 14 Juni 2021 17:29

Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. (Destyan Sujarwoko/Antara)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Angka bed okupansi rate (BOR) atau ketersediaan kamar tidur di rumah sakit di Jawa Timur kembali meningkat. Hal itu diakibatkan peningkatan pasien Covid-19.

Kepala Persatuan Rumah Sakit (Persi) Jatim Dodo Anando melaporkan, terdapat peningkatan BOR dari 5 hingga 20 persen. ”Angka itu tentu di bawah standar dari WHO, yakni 65–85 persen,” tutur Dodo pada Senin (14/6).

Peningkatan itu terjadi secara masif di beberapa wilayah. Di antaranya adalah korwil Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Gresik.

”Surabaya selatan juga cukup meningkat. Di beberapa wilayah memang naik, meski tidak signifikan. Misalnya di Kediri,” ujar Dodo.

Dodo yang juga direktur RSI Ahmad Yani Surabaya menuturkan, pasien Covid-19 di tempatnya meningkat hingga 60 persen. ”Dua Minggu yang lalu ada 5 pasien. Sekarang meningkat jadi 48. Padahal ICU kami cuma ada 4. Agak berat untuk Surabaya. Tapi pelayanan dan proses penanganan baik. Insya Allah bisa terlewati,” kata Dodo.

Dodo menjelaskan, di Rumah Sakit Bangkalan, rata-rata pasien langsung berangkat untuk ditangani di Surabaya. Sehingga pasien di Bangkalan dan sekitarnya tidak terlalu banyak. ”Kebanyakan memang kena (terjaring dan diketahui positif Covid-19) di kaki Suramadu,” jelas Dodo.

Untuk itu, dia mendorong seluruh rumah sakit di Surabaya untuk melakukan back up atau memberi bantuan pada rumah sakit di Madura. Posisi Surabaya sudah tepat bila dijadikan RS penyangga.

Bagikan berita ini:
9
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar