Oknum Polisi Dihukum Penjara 2,5 Tahun, Peras dan Rudapaksa Cewek MiChat

Senin, 14 Juni 2021 11:34

Terdakwa Ryanzo Christian Ellyssy Napitupulu alias Joe, 26, saat menjalani sidang di PN Denpasar (dok.radarbali)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Setelah tujuh hari diberikan waktu pikir-pikir oleh majelis hakim PN Denpasar, oknum polisi bernama Ryanzo Christian Ellyssy Napitupulu alias Joe, 26, akhirnya menerima putusan hakim yang mengganjarnya 2,5 tahun penjara.

Terdakwa tidak jadi banding. Majelis hakim yang diketuai I Dewa Budi Watsara menyatakan anggota Polda Bali itu terbukti bersalah melanggar Pasal 368 KUHP junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ryanzo melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap seorang cewek yang menjajakan dirinya lewat apilikasi MiChat.

Selain meminta duit, terdakwa juga memaksa meminta setoran “daging mentah” alias berhubungan badan.

Selain menghukum Ryanzo, hakim juga menyatakan Slamet Halim Kusuma, 43, terbukti bersalah. Bedanya, Halim dijatuhi hukuman lebih ringan, yakni 1,5 tahun penjara.

“Sesuai ketentuan, sudah tujuh hari berlalu dan kami belum menerima informasi adanya banding. Maka, terdakwa menerima putusan hakim,” ujar Kasi Penkum Kejati Bali, A. Luga Harlianto kepada Jawa Pos Radar Bali, kemarin.

Dijelaskan Luga, karena terdakwa menerima putusan hakim, maka JPU juga menerima putusan hakim. Terlebih putusan hakim sudah setengah lebih dari tuntutan JPU.

Sebelumnya JPU I Dewa Ayu Wahyuni Messi menuntut tiga tahun penjara. “Jadi, perkara ini sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap,” tukas Luga.

Hakim Budi dalam sidangnya sempat memarahi terdakwa. Perbuatan terdakwa dinilai mencoreng citra polisi yang seharusnya mengayomi masyarakat.

Bagikan berita ini:
1
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar