Respons Pernyataan Habib Noval Assegaf, Muannas Alaidid: Jangan Karena Kurang Baca, Main Haram Aja!

Senin, 14 Juni 2021 11:30

Jokowi melayat mendiang Istri Yasonna Laoly (@setkabgoid)

FAJAR.CO.OID, JAKARTA — Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid merespon pernyataan Habib Noval Assegaf terkait foto Presiden Jokowi yang berdoa di depan jenazah mendiang Istri Menteri Yasonna Laoly, Elisye Ketaren yang meninggal dunia pada Kamis pekan lalu.

Muannas meminta Noval agar tidak mengharamkan sesuatu atau bahkan mengkafirkan. Sebab akan berpotensi memicu konflik agama.

“Jika ada pandangan yang berbeda, seorang Muslim tidak boleh langsung mengharamkan atau mengkafirkan karena berpotensi menimbulkan konflik agama,” kata Muannas Alaidid, Senin (14/6).

Dia menilai bahwa menjaga persatuan saat ini adalah yang paling utama.

“Merawat persatuan dan kerukunan antar sesama hari ini wajib hukumnya, jangan karena kurang baca main haram aja,” katanya.

Sebelumnya, foto Presiden Jokowi berdoa di jenazah mendiang Elisye Ketaren jadi sorotan. Netizen mengaitkan syariat dalam Islam tentang larangan berdoa bagi non muslim.

Salah satu netizen menanyakan foto itu kepada tokoh Nahdatul Ulama (NU) Habib Noval Assegaf.

“Bukankah tidak boleh muslim mendoakan jenazah non muslim. Apakah ini dibenarkan pak de @NovalAssegaf,” kata pemilik akun twitter @akhdanZiyad.

Pertanyaan itu kemudian dijawab oleh Habib Noval Assegaf bahwa haram berdoa kepada non muslim.

“Takziah ke non muslim boleh selama tidak pada atau ada ritual agamanya,” katanya @NovalAssegaf.

“Mengenai mendoakan pada non muslim meninggal Imam Nawawi rahimahullah mengatakan: “Adapun menyalati dan mendoakan mayit kafir, agar diampuni dosanya, hukumnya HARAM berdasarkan ketentuan Alqur’an dan Ijma,” sambung Habib Noval. (dal/fin).

Bagikan berita ini:
4
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar