Varian Covid-19 India Ada di Surabaya, Swab Hunter Bergerak

Senin, 14 Juni 2021 22:51

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui, kenaikan jumlah pasien Covid-19 di Surabaya meningkat hingga 50 persen. Otomatis, angka positivity rate atau besaran orang yang terinfeksi Covid-19 dalam sebuah populasi juga meningkat.

Per Senin (14/6), angka positivity rate Surabaya meningkat hingga 9 persen. Sebelumnya, positivity rate Surabaya hanya 5 persen.

”Positivity rate naik. Secara total rata-rata 8–10. Ini sebenarnya alarm. Meskipun totalnya secara keseluruhan kita tidak sampai zona merah. Tetapi ini alarm yang harus kita waspadai. Ini sudah warning,” kata Eri ketika ditemui di Balai Kota Surabaya pada Senin (14/6).

Bila positivity rate Surabaya di angka 9 persen, angka di penyekatan Jembatan Suramadu mencapai 23 persen. ”Mau tidak mau harus kita akui, hari ini (14/6) yang positif itu 170 lebih, padahal dulu sebelum Lebaran cuma 100. Berarti naiknya kan 50 persen secara total,” tegas Eri.

Dari catatannya, pasien dari warga Surabaya hanya sebesar 0,7 persen. Namun, dia meminta tidak ada perbedaan sikap antara Surabaya dan wilayah lain.

”Surabaya ini kan ibu kota provinsi. Otomatis dari wilayah lain juga bisa dirawat di Surabaya. Makanya harus dijaga bersama protokol kesehatannya,” ucap Eri.

Dari kenaikan itu dia meminta warga untuk bersama menjaga Surabaya supaya tidak lagi mengalami peningkatan. ”Ini ada kenaikan, dari yang awalnya landai jadi naik. Ini jangan dibiarkan harus turun lagi ke 5 persen kalau bisa di bawah 5 persen,” kata Eri.

Bagikan berita ini:
9
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar