Anggaran Bandara Bone Dihapus, Andi Fahsar Heran, Andi Iwan Darmawan Aras Geram

Selasa, 15 Juni 2021 10:31

Andi Fahsar dan Andi Iwan Darmawan Aras

FAJAR.CO.ID, BONE — Anggaran pengembangan Bandara Arung Palakka Bone tak masuk dalam program 2021. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang telah menghilangkannya di anggaran tahun 2021

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan anggaran pembangunan bandara sebesar Rp10 miliar dianggarkan sejak 2020.

“Bandara Bone ini dari 2020 dan 2021 dianggarkan Rp10 miliar. Tapi kok sampai sekarang tidak dilaksanakan. Saya mau tanya apa masalahnya kok PPK bisa membatalkan apa yang kita bahas di sini (DPR RI, red) katanya kemarin.

Kata politisi asal Wajo, Sulsel ini, Komisi V setiap saat membahas ini dengan Kemenhub, memakan waktu hampir setiap hari tetapi dimentahkan oleh PPK dengan alasan tidak jelas.

“Saya berharap jangan semau-maunya saja ini PPK, dengan alasan ini itu. Kita berharap supaya ini bisa menjadi prioritas. Ini bandara sudah dua tahun kita perjuangkan, tegas Ketua DPD Gerindra Sulsel itu.

Hal senada juga disampaikan Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi. Menurutnya mudah-mudahan protes Wakil Ketua Komisi V DPR RI diterima, karena memang itu perlu dicermati.

“Apalagi, Pak Menteri pernah datang, Pak Dirjen pernah datang. Semua yang punya kompetensi datang, kok tiba-tiba dihapus,” herannya.

Pemda Bone berharap agar anggaran pengembangan Bandara Arung Palakka ini jangan dihapus. Sebab, Pemda sudah siapkan lokasi. Bahkan sekarang sudah menyiapkan lahan baru untuk masuk ke bandara dan sudah dibebaskan kemarin.

Bagikan berita ini:
10
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar