Dokter Spesialis Patologi Klinis Sebut Varian Covid-19 B16172 Asal India Mudah Serang Anak Muda

Selasa, 15 Juni 2021 21:34

TEKAN PENYEBARAN COVID-19 : Ratusan santri Ponpes Modern Darussalam Gontor asal Semarang menjalani rapid test antigen di MAJT Rabu (26/5). (DOK. M NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

FAJAR.CO.ID, MADURA — Varian Covid-19 B16172 asal India, diakui memiliki sifat-sifat khusus yang tidak dimiliki varian sebelumnya. Di antaranya, lebih kebal vaksin dan dapat menyerang anak muda.

Dokter Spesialis Patologi Klinis, Dokter Penanggung Jawab Pasien RS Darurat Lapangan Indrapura (RSLI) Fauqa Arinil Aulia menjelaskan, dari 3 pasien yang mengidap varian tersebut, ketiganya bukan lansia. ”Usianya 35, 54, dan 50 tahun. Satu orang di antaranya sudah vaksin. Dua belum,” jelas Fauqa pada Selasa (15/6).

Saat ini, RSLI bahkan merawat beberapa remaja dan anak kecil. ”Yang termuda, ada pasien bayi berusia 4 bulan dari Madura. Dirawat bersama ibunya,” ungkap Fauqa Arinil Aulia.

Dia menjelaskan, varian tersebut memiliki sifat transmisi yang lebih luas dibandingkan varian lama. Bahkan, menurut penelitiannya, varian tersebut lebih berat daripada SARS COV lama.

”Kalau dulu menyerang yang punya komorbid (penyakit bawaan) dan berusia tua. Sekarang dewasa dan usia muda. Dulu gejalanya cuma pilek biasa sekarang geser ke desaturasi (penurunan kondisi),” terang Fauqa Arinil Aulia.

Bagikan berita ini:
10
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar