Ini Kesaksian Keluarga Jelang Kematian Rian, Pemuda yang Tewas Lalu Dibakar

Selasa, 15 Juni 2021 20:33

Penemuan mayat di Desa Padaelo, Maros. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kematian Rian terbilang sangat sadis. Diduga ia dianiaya hingga tewas, lalu mayatnya dibakar di Bukit Tinggi, Kabupaten Maros.

Kini pemuda berusia 21 tahun itu telah tenang di alam barunya. Namun, sanak keluarganya tak menerima peristiwa sadis tersebut.

Salah satunya sepupu korban, Icha. Dia mengaku selama ini korban tidak pernah bercerita bahwa ia memiliki masalah dengan orang lain.

“Tidak ada, karena tertutup kalau masalah pribadi. Tapi kalau ada masalah tidak pernah saya dengar. Karena dia orangnya seperti kayak perempuan Lah, iya feminim begitu,” kata Icha, Selasa (15/6/2021).

Beberapa hari sebelum meninggal, lanjut Icha, almarhum Rian sempat meminta izin ke keluarganya saat dijemput untuk bepergian bersama dengan temannya.

“Kalau teman cewek tidak pernah saya lihat. Baru kali ini minta izin keluar (dari rumah). Terakhir Selasa lalu di rumah, karena besoknya itu sudah pergi. Malam dia pergi dijemput temannya laki-laki dua orang naik motor. Jadi bonceng tiga,” tambahnya di RS Bhayangkara.

Bagikan berita ini:
1
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar