Preview Prancis vs Jerman: Perang Saudara

  • Bagikan
Didier Deschamps menyebut Joachim Loew sebagai sahabatnya. (Foto dari dw.com)

FAJAR.CO.ID, MUNICH—Laga terbesar fase grup Piala Eropa 2020 akan tersaji di Allianz Arena, Munich kala juara dunia, Prancis menghadapi Jerman di laga perdana Grup F, dini hari nanti. Pertandingan ini ibarat perang saudara dan sangat krusial.

Sebagai juara dunia, Prancis jelas ingin menunjukkan kekuatan mereka. Apalagi, Les Bleus menjadi favorit turnamen. Dengan skuat bertabur bintang seperti Kylian Mbappe, Karim Benzema, Antoine Griezmann, Paul Pogba, Raphael Varane, hingga N’Golo Kante mereka bahkan diklaim sebagai unggulan pertama.

Namun, Jerman jelas tidak akan mengalah begitu saja. Sebagai tim spesialis turnamen, Juara Piala Dunia 2014 itu punya ambisi besar besar membalik seluruh prediksi di mana mereka diposisikan sebagai underdog. 

Alasan lain tentu saja karena pertandingan ini akan digelar di Munich. Dengan status mereka sebagai tuan rumah, Jerman sudah pasti tidak ingin malu di depan pendukung mereka sendiri. Selain itu, mereka sangat paham bagaimana pentingnya laga ini.

Tanpa mengesampingkan hasil pertandingan lainnya, pemenang laga ini dipastikan memiliki peluang paling besar untuk lolos ke babak 16 besar sebagai duta Grup F. Meski masih harus berhadapan dengan Portugal, duel kontra Hongaria diprediksi bisa mereka gunakan untuk mendulang poin tambahan.

Tidak seperti partai pertama lainnya, duel Prancis versus Jerman ini ibarat perang saudara. Seperti diketahui, ada 25 pemain dari kedua negara yang bermain di klub yang sama. Mulai dari Bayern Munchen, Chelsea, Real Madrid, hingga Borussia Monchengladbach.

Selain pemain yang berasal dari klub yang sama dengan 12 di antaranya berpeluang menjadi starter, pelatih kedua negara juga punya hubungan dekat. Pelatih Prancis, Didier Deschamps bahkan menyebut Joachim Loew sebagai sahabatnya.

Akan tetapi, seperti halnya pemain, legenda Prancis itu memastikan akan melupakan pertemanan mereka untuk sementara waktu ketika sudah berada di bench. "Saya berteman dengan Joachim Löew. Kami saling menyukai. Kami telah bertemu beberapa kali. Ketika kami saling berhadapan dalam sebuah pertandingan, kami berdua fokus pada pertandingan dan pemain kami,” tegas Deschamps di UEFA.com.

Terlepas dari itu, Deschamps menegaskan sangat menghormati rivalnya. Khususnya untuk apa yang sudah dilakukan Loew selama bertahun-tahun memimpin timnas Jerman. “Saya menghormati apa yang telah dia lakukan meskipun beberapa masa sulit – terkadang sangat sulit – yang telah dia lalui. Ini akan menjadi kesenangan besar dan akan membuat saya tersenyum menemui dia di Munich,” ujar Deschamps.

Penyerang Prancis, Kylian Mbappe juga menunjukkan respeknya. Pemain Paris saint Germain (PSG) itu mengatakan, Jerman yang juga memadukan pemain muda dan berpengalaman akan selalu menjadi musuh yang tangguh bagi Tim Ayam Jantan.

“Ini adalah tim yang hebat. Mereka akan menjadi lawan yang tangguh, seperti setiap kali kami menghadapi mereka. Kami akan menganalisis kekuatan dan kelemahan mereka untuk membuat awal terbaik di Euro, itu satu-satunya hal yang penting," tegas Mbappe di situs resmi FFF.

Mbappe juga menanggapi komentar bek Jerman, Antonio Rudiger yang mengatakan ingin menghajar Prancis. “Semua orang bertarung dengan senjata mereka. Tugas kami adalah bermain bersama, jika mereka lebih suka bermain di lapangan itu, kami harus menjalaninya,” ujar striker muda tersebut.

Jika melihat persiapan Prancis, Mbappe sepertinya akan berduet dengan Karim Benzema di lini depan. Bagi Mbappe sendiri, ia menganggap kehadiran bomber Real Madrid itu akan menjadi nilai plus bagi Prancis.

“Kami belum banyak bermain bersama, ini baru permulaan, tetapi kualitas Karim tidak perlu dibuktikan. Saya tahu dia akan memberi kami banyak hal dengan kualitas teknisnya dan kemampuannya untuk mencetak gol. Saya tidak ragu,” tandasnya.

Di kubu Jerman, pelatih Joachim Loew mengakui ini akan menjadi pertandingan maha sulit. "Prancis memiliki tim yang paling mudah beradaptasi di dunia. Kami tahu bagaimana mereka bermain, namun mereka hampir tidak mungkin untuk diprediksi,” katanya.

Meski demikian, Loew yang sudah memutuskan akan mundur dari jabatannya pasca Piala Eropa cukup percaya diri dengan timnya. “Kami memiliki dinamika yang baik di tim kami, atmosfernya sangat bagus. Jika kami mengerahkan kekuatan kami dengan benar, kita bisa masuk ke pertandingan ini dengan percaya diri," tegasnya.

Rudiger yang sejak awal paling gencar melontarkan psywar menambahkan, Prancis memang lebih banyak difavoritkan. Namun, bek Chelsea itu memastikan dia dan rekan setimnya tidak akan kalah gertak.

“Prancis terlihat lebih kuat di atas kertas, tapi itu hanya di kertas. Mereka bisa menjadi favorit, tentu saja mereka memiliki striker yang kuat. Kita juga memiliki kualitas yang cukup dan kami siap,” kata Rudiger di DFB.de.

Senada dilontarkan gelandang Jerman, Lukas Klostermann. “Kami telah mempersiapkan diri dengan baik untuk Prancis selama beberapa hari dan minggu terakhir. Ini akan menjadi tantangan besar. Tapi kami di sini untuk menghadapi tantangan besar. Saya merasakan tekad dan kepercayaan diri dan masuk ke permainan dengan perasaan yang baik,” jelasnya.

Jerman yang akan mengandalkan sejumlah pemain Bayern Munchen, termasuk Manuel Neuer, Thomas Muller, Serge Gnabry, dan Joshua Kimmich yang kemungkinan menjadi starter menyongsong laga ini dengan kemenangan 7-1 atas Latvia setelah diimbangi Denmark. Sementara Prancis tampak hebat di dua uji coba terakhir dengan kemenangan 3-0 atas Bulgaria dan Wales.

Kedua negara sebelumnya sudah bertemu 16 kali dengan Prancis memenangi delapan laga di antaranya. Dalam lima duel terakhir, Prancis juga sangat dominan dengan tiga kemenangan dan tanpa satu pun kekalahan. Jerman terakhir kali bisa mencatatkan kemenangan atas Prancis pada April 2014 silam. (amr)

Prakiraan pemain

Prancis (4-3-3): Lloris; Pavard, Varane, Kimpembe, Hernandez; Kante, Pogba, Rabiot; Griezmann, Benzema, Mbappe

Pelatih: Didier Deschamps

Jerman (3-4-3): Neuer; Ginter, Hummels, Rudiger; Kimmich, Gündoğan, Kroos, Gosens; Havertz, Muller, Gnabry

Pelatih: Joachim Loew

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan