Sekongkol Pakai 77 Invoice Palsu, Kredit Cair Rp 65 Miliar dari Bank Danamon

Selasa, 15 Juni 2021 07:38

BERKONGSI: Antony Tanuwidjaja (berdiri), Diana, dan Ali Suwito (duduk) menjalani sidang di PN Surabaya, Rabu (9/6). (Dim...

FAJAR.CO.ID, SURABAYA— Direktur Utama PT Bukit Baja Anugerah (BBA) Diana Tanuwijaya dan direkturnya, Antony Tanuwidjaja, membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnis besi bajanya. Keduanya mengajukan kredit Rp 100 miliar ke Bank Danamon Cabang Gubernur Suryo, Surabaya. Senilai Rp 75 miliar diajukan dengan fasilitas kredit open account finance (OAF) dan Rp 25 miliar kredit angsuran berjangka.

Agar bisa mendapatkan kucuran kredit, mereka menyatakan ke bank telah berkongsi dengan Direktur Utama PT Perwira Asia Bajatama (PAB) Ali Suwito. Ketiganya seolah-olah memiliki hubungan bisnis jual beli bahan baku industri baja. 

Jaksa penuntut umum Darwis dalam dakwaannya menyatakan, hubungan bisnis antara kedua perusahaan hanya kesepakatan lisan. Tidak ada perjanjian tertulis.

Antony menghubungi Relationship Manager Bank Danamon Gubernur Suryo Febri Yanti untuk mengurus kredit. Febri meminta Antony menyerahkan surat keterangan adanya kerja sama dari PT PAB. Surat itu pun diserahkan. Di dalamnya berisi nomor rekening PT PAB dan rekening pribadi Ali yang nantinya digunakan untuk menerima pencairan kredit.

Febri menelepon terdakwa Ali untuk mengonfirmasi kerja sama bisnis tersebut. Ali mengaku sudah 1,5 tahun berbisnis dengan PT BBA. Pengajuan kredit pun dikabulkan. Mekanismenya, PT BBA membeli bahan baku baja ke PT PAB. Pembayarannya menggunakan uang pinjaman bank. Uang itu dicairkan ke rekening PT PAB dan rekening pribadi Ali. Nanti PT BBA mengangsur kredit tersebut.

Bagikan berita ini:
9
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar