Tes Swab Antigen di Jembatan Suramadu, 577 Warga Berhasil Kabur Meninggalkan KTP

Selasa, 15 Juni 2021 17:59

Ilustrasi-- swab test di perbatasan Madura dan Surabaya, di Jembatan Suramadu. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Sebanyak 577 warga yang melintas di Jembatan Suramadu lolos dari tes swab antigen. Mereka terjaring penyekatan di perbatasan Madura-Surabaya. Kemudian, setelah menyerahkan KTP, mereka hilang entah kemana.

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan, setelah menyerahkan KTP, mereka menunggu untuk dilakukan swab antigen. Namun, ketika dipanggil, mereka tidak ada. Padahal KTP sudah diberikan kepada petugas

”Artinya, mereka pergi meninggalkan KTP. Mereka terjaring skrining penyekatan di Jembatan Suramadu. Skrining itu kan dengan memasukkan KTP,” terang Febriadhitya Prajatara pada Selasa (15/6).

Ternyata saat skrining, ada 577 warga tidak berada di tempat. Dari angka itu, ada 73 warga Surabaya dan 504 warga luar Surabaya.

”Ini kan ya cukup berisiko karena kita nggak tahu kodnisi yang bersangkutan. Langkah kami untuk antisipasi, kami menyurati dari pihak satpol PP berkirim surat ke dispendukcapil,” ujar Febriadhitya Prajatara.

Surat itu, meminta Dispendukcapil untuk tidak melayani seandainya warga tersebut meminta surat kehilangan KTP. ”Kan nanti ketahuan. Kalau warga luar kota juga sama. Dari Dispendukcapil sudah bersurat pada Dispenduk setempat. Kalau mencetak KTP ditahan,” kata Febriadhitya Prajatara.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto menjelaskan, KTP tersebut saat ini berada di kantor Satpol PP Surabaya. ”Bisa langsung diambil di kantor Satpol PP dengan swab terlebih dahulu,” ucap Eddy. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
6
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar