3 Mega Proyek di Bulukumba Tak Diminati

Rabu, 16 Juni 2021 18:10

Oemar Jafar

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Sebanyak tiga item mega proyek di Bulukumba dilakukan penunjukan langsung. Padahal, proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp1 miliar lebih.

Tiga item tersebut adalah pengadaan dump truk, belanja modal kendaraan dinas bermotor perorangan, serta pengadaan amroll dan kontainer sampah, yang ketiganya memiliki anggaran lebih dari Rp1 miliar.

Kepala Sub Bagian Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bulukumba, Oemar Djafar mengaku, hal tersebut dikarenakan, 3 item proyek tersebut tak memiliki minat sejak dilelang melalui Unit LayananPengadaan Secara Eletronik (LPSE).

” Tidak ada penyedia memasukkan penawaran, sehingga dilakukan penujukkan langsung, bukan pengadaan langsung yah. melalui sistem LPSE,” kata Oemar.

Padahal sejak Januari 2021, proses tender telah dilakukan, dan diulang sebanyak 3 kali.

“Beda dengan kontruksi dek (Wartawan,red) banyak peminatnya. Ini proyek pengadaan kendaraan ini susah keuntungannya jadi kurang peminat,” kata Oemar.

Sehingga bila tak ada penyedia yang ikut tender, pemerintah daerahkatanya bisa mengambil alih, dan ditunjuk sebagai penyedia adalah pabrikan kendaraan seperti Toyota.

“Penunjukan langsung itu bisa kalau tidak ada yang menawar, masuk dalam kategori gagal tender. Bisa juga bencana alam, seperti kemarin berapa triliun pengadaan covid,” kata Oemar sembari tertawa.

Sementara, kata Oemar, pihaknya sedang menunggu proses akhir, karena agak lama proses penujukan langsung dan memiliki jadwal tersendiri.

Bagikan berita ini:
8
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar