Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah Disebut Saksi di Kasus Suap Benur, Begini Respons KPK

Rabu, 16 Juni 2021 10:35

Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— KPK membuka peluang menetapkan tersangka baru dalam perkara korupsi ekspor benih benih lobster (BBL) di KKP. Dua nama muncul di persidangan pada Selasa malam (15/6).

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri saat ditanya soal fakta sidang yang menyeret nama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan Politisi Partai Gelora Fahri Hamzah.

Dua nama ini muncul tepatnya sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Selasa malam (15/6).

“Fakta sidang perkara ini baik keterangan saksi maupun para terdakwa selanjutnya akan dianalisa tim JPU KPK dalam surat tuntutannya,” ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/6).

Analisa diperlukan untuk mendapatkan kesimpulan apakah keterangan saksi ada saling keterkaitan dengan alat bukti lain atau tidak, sehingga membentuk fakta hukum untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Prinsipnya, tentu sejauh jika ada kecukupan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup, kami pastikan perkara ini akan dikembangkan dengan menetapkan pihak lain sebagai tersangka,” pungkas Ali.

Berita sebelumnya, Nama Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, dan Fahri Hamzah terseret dalam perkara korupsi yang ditangani KPK yaitu kasus suap izin ekspor benur atau lobster.

Kali ini, nama Azis Syamsuddin dan Fahri Hamzah terseret di sidang perkara dugaan suap izin ekspor benih bening lobster (BBL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di PN Jakpus, Selasa malam (15/6).

Bagikan berita ini:
1
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar