DPRD Makassar Gelontorkan Dana Besar untuk Lembaga Sendiri, NGO: Miris Tingkah Mereka

Rabu, 16 Juni 2021 13:39

Gedung Kantor DPRD Makassar.

Situasi masih pandemi. Namun, dewan tetap menggelontorkan dana besar untuk lembaga sendiri.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR —Kucuran anggaran yang mereka susun sendiri melalui Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar lebih banyak masuk ke dapur sendiri. Mulai belanja makan minum, hingga belanja sewa kelengkapan rumah tangga.

Dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Kota Makassar Tahun 2021, tercatat Rp55.829.636.750.

Presidium Forum Informasi dan Komunikasi Organisasi Non Pemerintahan (FIK Ornop) Sulsel Haswandy Andy Mas menilai, tingginya anggaran belanja DPRD Kota Makassar ini mengindikasikan kurangnya kepekaan sosial.

Padahal, menurut Wawan –sapaan akrab Haswandy– saat ini warga Kota Makassar banyak yang berada dalam kondisi ekonomi sulit. Dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19.

“Seharusnya APBD Kota Makassar tahun 2021 dioptimalkan untuk membantu warga supaya bisa keluar dari belenggu kesulitannya,” sesal Wawan, kemarin.

Program bantuan untuk masyarakat miskin harusnya lebih diprioritaskan. Belum lagi beberapa layanan bagi warga kota yang telah diatur dalam Perda belum berjalan hingga saat ini.

Seperti halnya layanan bantuan hukum bagi masyarakat miskin, dan layanan khusus bagi penyandang disabilitas. “Perdanya sudah ada, Nomor 7 Tahun 2015. Perwalinya juga kan sudah terbit, tapi belum jalan,” terangnya.

Wawan memberi contoh kasus, terkait warga kota saat ini banyak yang meminta layanan bantuan hukum terkait kredit motor dan kredit kebutuhan lainnya. Mereka tidak bisa membayar cicilan sejak pandemi.

Bagikan berita ini:
6
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar