Ahok Bongkar Kartu Kredit Limit Rp30 M, Said Didu Curiga Hanya untuk Pencitraan

Kamis, 17 Juni 2021 13:44

Said Didu dan Ahok

“Kami mendukung semua efisiensi yang dilakukan oleh setiap BUMN, apalagi kalau efisiensi tersebut berhubungan dengan capex [capital expenditure] dan opex [operational expenditure] yang memang mempengaruhi keuangan BUMN,” kata Arya dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).

“Dan hasil pantauan kami, limitnya tidak ada yang sampai Rp 30 miliar. Limit atasnya Rp 50 juta-Rp 100 juta. Dan pemakaian hanya untuk kepentingan perusahaan. Saya juga sudah cek ke Pertamina, menurut mereka tidak ada limit kartu kredit mencapai Rp 30 miliar, baik untuk direksi dan komisaris,” jelasnya.

Arya mengungkapkan, fasilitas kartu kredit diberikan oleh BUMN kepada pengurusnya untuk mengurangi penggunaan uang tunai, sehingga penggunaannya bisa dikontrol dan lebih transparan. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
9
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar