Amiruddin Mundur dari Jabatan Sekda Wajo, PHI Duga Gara-gara Kasus Ini

Kamis, 17 Juni 2021 18:11

Amiruddin. (IST)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pengunduran diri Amiruddin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wajo diduga tidak hanya persoalan surat menyurat.

Muncul dugaan Amiruddin tersandung kasus suap menyuap CPNS tahun 2013.

Ketua Pelita Hukum Independen (PHI) Wajo, Sudirman mengatakan, pada tahun 2013 lalu, Amiruddin merupakan orang nomor satu di lingkup Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wajo.

Kala itu, Amiruddin diduga menerima aliran dan suap menyuap terkait hasil CPNS tahun 2013. Sehingga persoalan persuratan Sekretariat Daerah pernah disoal legislatif bukanlah alasan utama pengunduran dirinya.

Namun skandal suap menyuap CPNS tahun 2013, yang memaksa Amiruddin harus meninggalkan jabatan pimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Wajo.

“Seandainya PHI jadi aspirasi ke DPRD Wajo, kami akan ungkap rekam jejak dari Amiruddin selama menjadi pejabat di Wajo. Termasuk kasus suap menyuap CPNS tahun 2013,” terangnya.

Namun diurungkan, sebab Amiruddin meminta untuk tidak melakukan itu dan menyatakan bersiap mundur sebagai Sekda jika aspirasi dibatalkan.

Alasannya membeberkan kasus skandal ini, sebab beberapa hari terakhir Amiruddin bermanuver untuk menjatuhkan marwah Pemkab Wajo.

“Ada kasus dugaan suap menyuap yang mulai terendus dan diketahui masyarakat sehingga ia memilih mundur,” katanya.

Sementara, pasca mengajukan surat pengunduran diri sebagai Sekda Kabupaten Wajo, Amiruddin memilih menutup diri dan sulit untuk ditemui oleh awak media. (man)

Bagikan berita ini:
5
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar