Anak Buah Firli Bahuri Diduga Berbohong, ICW: Semakin Jelas Akal-akalan untuk Singkirkan Pegawai KPK

Kamis, 17 Juni 2021 11:36

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri -- jawa pos

FAJAR.CO.ID JAKARTA– Indonesia Corruption Watch (ICW) mengingatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak berbohong terkait dokumen hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Terlebih Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menegaskan dokumen hasil TWK seluruhnya sudah diberikan kepada KPK, pada 27 April 2021 lalu.

“Mengingatkan kepada Plt Juru Bicara KPK untuk tidak memberikan informasi hoaks terkait dengan hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Betapa tidak, berdasarkan pemberitaan yang terpampang dalam website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) disebutkan bahwa tanggal 27 April 2021 Kepala Badan Kepegawaian Negara telah menyerahkan hasil TWK kepada Pimpinan KPK,” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Kamis (17/6).

“Jadi, justru aneh ketika disebutkan bahwa KPK mesti berkoordinasi dulu dengan pihak eksternal terkait hasil TWK,” imbuhnya.

Kurnia sangat menyesalkan informasi yang disampaikan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri terkait keengganan membuka hasil TWK. Dia menduga, TWK digunakan hanya sebagai alat untuk menyingkirkan pegawai KPK yang dipandang berintegritas.

“Ketidakjujuran KPK dalam memberikan hasil TWK kepada pegawai semakin menguatkan dugaan publik bahwa tes itu hanya akal-akalan saja untuk menyingkirkan pegawai KPK,” tegas Kurnia.

Terpisah, Kepala BKN Bima Haria Wibisana memastikan dokumen hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) telah diserahkan seluruhnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia membenarkan, penyerahan hasil TWK itu saat Pimpinan KPK menyambangi kantor BKN pada 27 April 2021 lalu.

Bagikan berita ini:
4
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar