Bennet Baru 3 Hari Terpilih Jadi PM, Israel Gempur Gaza Palestina

Kamis, 17 Juni 2021 09:42

Israel serang Gaza Palestina lagi pada Rabu dini hari (16/6/2021).

Bennett bekerja untuk Netanyahu sebagai pembantu senior antara tahun 2006 dan 2008. Namun, dia meninggalkan partai Likud Netanyahu, setelah hubungannya dengan Netanyahu memburuk.

Setelah memasuki dunia politik, Bennett bersekutu dengan partai nasional sayap kanan Yahudi, dan masuk Parlemen sebagai wakilnya pada tahun 2013.

Bennett dikenal sebagai pendukung kuat negara bangsa Yahudi. Ia bersikeras pada klaim sejarah dan agama Yahudi atas Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Dataran Tinggi Golan, wilayah dekat perbatasan Israel-Syria yang diduduki Israel sejak perang 1967.

Bennet pernah menjadi kepala Dewan Yesha, sebuah kelompok politik yang mewakili pemukim Yahudi.

Bennett telah lama menjadi pendukung hak-hak pemukim Yahudi di Tepi Barat. Dia, bagaimanapun, tidak pernah menganjurkan klaim Israel di Gaza.

Bennett telah mengambil garis keras terhadap militan Palestina, dan telah mendukung hukuman mati bagi mereka.

Pada Mei tahun ini, Bennett menuduh Hamas melakukan pembunuhan warga sipil di Gaza, yang tewas dalam serangan udara Israel sebagai tanggapan atas tembakan roket Hamas dari Gaza.

Bagikan berita ini:
9
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar