Bupati Bulukumba Tendang Ban Demonstran, Satpol-PP Dipolisikan

Kamis, 17 Juni 2021 17:26

Sejumlah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Bulukumba bersitegang dengan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satp...

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Aksi Demostrasi yang terjadi di kantor Bupati Bulukumba, Senin, 14 Juni 2021 lalu berbutut panjang.

Beberapa oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilapor karena diduga melakukan pemukulan ke aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba, saat bentrok terjadi.

Ketua Cabang PMII Bulukumba, Andi Chadir Alif mengatakan, tindakan ASN yang melakukan sikap represif dengan cara melukai mahasiswa sangat mencoreng nama baik demokrasi di Indonesia.

Hal ini, katanya, akibat bupati yang disebutnya arogan, anti kritik menjadi penyebab bentrok mahasiswa dan ASN yang menendang ban bekas yang bawa saat demostrasi.

“Beberapa kader PMII terluka setelah terkena pukulan ASN dan Satpol PP,” kata Chaidir

Chaidir mengaku, saat ini kasus pemukulan kadernya tengah bergulir di Mapolres Bulukumba, pasca pelaporan dilakukan pihaknya, Senin, 14 Juni 2021 lalu.

“Hari selasa waktu aksi juga ada laporan bersifat kelembagaan. Ada hasil visumnya dari rumah sakit,” kata Chaidir.

Kasi Pidum Polres Bulukumba, IPDA Daniel Nainggolan yang dikonfirmasi mengaku saat ini pelaporan mahasiswa PMII telah berada di mejanya.

Hanya saja, kasus tersebut masih dalam pengembangan, di mana telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Sementara kita periksa saksi-saksi dan korban,” kata Ipda Daniel Nainggolan. (Akb)

Bagikan berita ini:
1
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar