Covid-19 Meningkat, Eri Cahyadi: Jangan Sampai Siswa dan Guru Terpapar Covid-19

Kamis, 17 Juni 2021 23:00

TEKAN PENYEBARAN COVID-19 : Ratusan santri Ponpes Modern Darussalam Gontor asal Semarang menjalani rapid test antigen di...

Asesmen telah berjalan. Sebanyak 300 sekolah mengajukan izin. Lembaga pendidikan juga sudah menghelat simulasi.

Namun, melihat kondisi persebaran Covid-19, pemkot mau tidak mau harus berpikir ulang. Kebijakan PTM mesti ditelaah lebih dalam. Tujuannya satu, jangan sampai timbul dampak lain. Yaitu, klaster sekolah.

Menurut Eri, telaah persebaran Covid-19 sangat dibutuhkan. Pemkot akan menggelar pertemuan dengan sejumlah pakar. Contohnya, dewan pendidikan dan pakar kesehatan. ’’Jangan sampai siswa dan guru terpapar Covid-19,’’ jelasnya.

Memang pemkot telah mengajukan surat izin kepada wali murid. Tidak sedikit yang mendukung kebijakan PTM. Pasalnya, pembelajaran jarak jauh dinilai tidak efekfif.

Mantan kepala bappeko itu menuturkan, surat izin dari wali murid tersebut didapatkan sebelum virus korona merebak sehingga tidak bisa menjadi patokan. Sebab, saat ini kondisinya berbeda.

Pihaknya akan berbincang dengan warga. Sekolah diminta kembali berkirim surat. Melihat serta menampung masukan dari wali murid.

Sementara itu, Kepala Dispendik Supomo menjelaskan, tanggal pasti PTM belum diputuskan. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan wali kota untuk menelaah ulang pembukaan sekolah tersebut.

Bagikan berita ini:
6
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar