Diduga Selewengkan Dana Bergulir Rp202 Juta, Ketua UPK Pancakarsa Jadi Tersangka

Kamis, 17 Juni 2021 21:43

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MALILI — Cabang Kejaksaan Negeri (cabjari) Luwu Timur di Wotu menetapkan Barthil Alvisoit sebagai tersangka Tindak Pidana Korupsi.

Tersangka Barthil Alvisoit merupakan Ketua Unit Pengelola Keuangan Desa (UPKD) Desa Pancakarsa Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur.

Barthil Alvisoit diduga melakukan penyelewengan Dana Bergulir (stimulan) Program Pemberdayaan Masyarakt Pedesaan (P2MP) Desa Pancakarsa Kecamatan Mangkutana Luwu Timur Tahun 2010-2014. Dana tersebut Sebesar Rp350 juta.

Kepala Cabang Kejari (Kacabjari) di Wotu Luwu Timur, Asnaeni, mengatakan, Barthil Alvisoit ditetapkan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Luwu Timur di Wotu nomor: 01/P.4.36.8.2/Fd.1/03/2021 tanggal 17 Maret 2021.

“Tim penyidik telah mengumpulkan alat bukti yang mana berdasarkan bukti permulaan yang cukup sehingga ditetapkan tersangka,” kata Asnaeni.

Kacabjari perempuan pertama di Luwu Timur ini mengatakan bahwa Barthil Alvisoit diduga melakukan penyelewengan dana bergulir (stimulan) yang merugikan negara Rp202.228.260.

“Ada indikasi Penyelewengan Dana, di mana pengembalian dana dari kelompok masyarakat digunakan secara pribadi sebesar kurang lebih Rp200 juta,” kata Asnaeni.

Atas perbuatanya, tersangka melanggar pasal 2 ayat (1), pasal 3 UURI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UURI Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (shd)

Bagikan berita ini:
2
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar