PMII Kukuh Tolak Dana PEN, Pemda Tegaskan Tak Akan Jadi Beban Masyarakat

Kamis, 17 Juni 2021 22:07

FOTO: AGUNG PRAMONO/FAJAR

FAJAR.CO.ID, BONE — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menolak usulan peminjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Namun, pemerintah daerah menegaskan hal itu tidak akan menjadi beban untuk masyarakat.

Diketahui tahun 2020 pinjaman tersebut merupakan pinjaman tanpa bunga namun seiring berjalannya waktu PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) membebankan bunga.

Usulan pertama Pemda Bone adalah Rp500 miliar, namun yang disetujui Rp300 miliar. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Rp300 miliar itu akan dikenakan bunga sebanyak 6,17 persen. Atau sekira Rp18 miliar per tahun.

Ketua Cabang PMII Bone Muhammad Nurwan Tifta menegaskan tetap menolak pinjaman PEN ini, sebab akan merugikan masyarakat. “Kami tidak setuju, karena ini akan menjadi beban untuk masyarakat dan pemerintahan berikutnya,” katanya Kamis (17/6/2021)

Apalagi, kata dia, pernah mewawancara anggota DPRD dan mengaku tidak menerima usulan ini, dan tidak pernah ada penyampaian Pemda ke DPRD.

Sekda Bone, Andi Islamuddin mengutarakan, dasar peminjaman ini Permenkeu 105 dan 179, di dalam proses peminjaman ini jika tidak disetujui DPRD tidak mungkin. Karena tidak mungkin disetujui peminjaman ini jika tidak disepakati dengan DPRD.

Proses peminjaman PEN ini yang dipersyaratkan tidak ada dilanggar. Sudah dihitung dengan baik, dan tidak ada beban untuk masyarakat. Mekanisme dan metode pembayarannya melalui Dana Alokasi Umum (DAU), dan tidak ada beban untuk masyarakat.

Bagikan berita ini:
8
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar