Tuntut Hasil TWK Dibuka, Pegawai KPK Minta Jubir Tak Melontarkan Informasi Bohong

Kamis, 17 Juni 2021 17:31

SIKAP PEGAWAI: Novel Baswedan (depan kanan) mewakili 75 pegawai KPK melaporkan dugaan pelanggaran etik anggota dewas Ind...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perwakilan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak memenuhi syarat Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) meminta Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, untuk tidak melontarkan informasi bohong, terkait dokumen hasil TWK. Hal ini menindaklanjuti keinginan 75 pegawai untuk membuka hasil TWK syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Katakanlah kebenaran walau pahit adanya. Pegawai KPK meminta Juru Bicara KPK, sebagai perwakilan resmi lembaga, untuk menghentikan pernyataan-pernyataan yang blunder dan sesat,” kata pegawai KPK, Budi Agung Nugroho dalam keterangannya, Kamis (17/6).

Budi menyampaikan, terdapat delapan poin yang diminta para pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat TWK. Delapan poin itu antara lain, pertama hasil asesmen TWK yang meliputi tes IMB, tes tertulis dan tes Wawancara; kedua, kertas kerja penilaian lengkap dari BKN atas hasil asesmen untuk semua tahapan tes, yang sekurang-kurangnya memuat metodologi penilaian, kriteria penilaian, rekaman atau hasil wawancara, analisa assesor atau pewawancara, saran dari assesor.

Ketiga, dasar maupun acuan penentuan unsur-unsur yang diukur dalam Asesmen TWK tersebut; keempat, dasar maupun acuan penentuan kriteria memenuhi syarat (MS) dan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam Asesmen TWK tersebut; kelima, dasar atau acuan penentuan dan penunjukan assessor; keenam, data-data yang diberikan oleh KPK kepada assessor atau pewawancara, berikut alasan pemberian dan atau dasar hukumnya; ketujuh kertas kerja assessor pewawancara; terakhir berita acara penentuan lulus atau tak lulus oleh assessor atau pewawancara.

Bagikan berita ini:
7
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar