ITD Universitas Airlangga Teliti Sampel Covid-19 asal Madura

Jumat, 18 Juni 2021 17:14

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) saat ini terus meneliti sampel-sampel Covid-19 asal Madura yang dikirimkan sejumlah rumah sakit. Saat ini tiga sampel sudah teridentifikasi sempuran serta hasilnya juga sudah dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan gubernur Jawa Timur. Satu di antara tiga sampel terdeteksi sebagai varian Delta India.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development Unair Prof Dr Ni Nyoman Tri Puspaningsih MSi mengakui bahwa saat ini memang ada tiga sampel yang sudah teridentifikasi sempurna di ITD. Salah satunya terdeteksi sebagai varian baru Delta India yang kini menjadi variant of concern (VOC) dunia. ”Sementara masih varian baru yang India. Varian impor. Varian baru Indonesia belum ada,” katanya.

Nyoman menjelaskan, sementara ini baru satu sampel yang sudah di-submit di GISAID (lembaga bank data yang menjadi acuan untuk data genom virus SARS-CoV-2) untuk varian baru Delta India. Di seluruh Indonesia, baru sekitar 73 sampel yang sudah di-submit di GISAID. ”Satu varian baru India itu salah satu sampel dari Bangkalan, Madura,” ujar dia.

Sebelumnya, Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) juga merilis adanya varian baru Delta India yang saat ini dirawat inap. Sebagian merupakan pasien asal Madura. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur pun meminta rumah sakit mengirimkan sampel pasien Covid-19 yang memiliki CT value di bawah 25 untuk dites whole genome sequencing (WGS).

Bagikan berita ini:
7
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar