Kamrussamad Minta OJK Periksa Perbankan Pemberi Kartu Kredit Ahok

Jumat, 18 Juni 2021 10:27

Kamrussamad. FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pengakuan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengaku mendapatkan fasilitas kartu kredit senilai Rp30 Milyar, direspons Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Gerindra Kamrussamad.

Ia meminta pengakuan Komisaris Utama Pertamina itu diusut tuntas. Kamrussamad meminta Otorisas Jasa Keuangan (OJK) untuk memeriksa produk perbankan pemberi kredit Ahok tersebut.

Dia mengatakan, hal tersebut dapat menimbulkan rasa ketidakadilan bagi rakyat yang berjuang hidup sehari-hari hanya untuk membeli satu liter bensin atau satu liter bensin demi menyambung kegiatan ekonomi mereka buat makan minum.

Menurut politisi berlatar belakang pengusaha ini, ia ingin tahu perbankan yang berikan limit Rp30 Milyar tersebut apa nama produknya. Termasuk, bebernya, bagaimana cara apply dokumen persyaratanya.

“Apa dasar pertimbangannya sehingga limit 30 Milyar itu diberikan. Yang nilainya bahkan lebih tinggi dari sejumlah PAD kabupaten diberbagai Indonesia,”bebernya, Kamis, (17/06/2021).

“Fasilitas ini bagian dari bentuk penghianatan terhadap Pasal 27 ayat 1 UUD 1945 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak untuk kemanusiaan dan mencederai sila ke-5 Pancasila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tegasnya. (*)

Bagikan berita ini:
4
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar