Peningkatan Covid-19, Sistem Pelayanan Kesehatan Rawan Kolaps

Jumat, 18 Juni 2021 18:42

Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. (Destyan Sujarwoko/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Peningkatan drastis jumlah zona merah harus diikuti ketegasan penerapan kebijakan oleh pemangku kepentingan. Termasuk disiplin pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat.

“Sinergi pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menghadapi ledakan kasus positif Covid-19 di Tanah Air harus diwujudkan agar ancaman kolaps sistem pelayanan kesehatan bisa dihindari,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moedijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/6).

Dalam dua pekan terakhir, ujar Lestari yang akrab disapa Rerie, terjadi peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 yang menyebabkan perluasan zona merah di sejumlah provinsi.

Catatan Satgas Penanganan Covid-19 pada 30 Mei 2021 terdapat 13 zona merah dan dua pekan kemudian pada 13 Juni 2021 tercatat 29 zona merah di 12 provinsi.

Penambahan jumlah zona merah yang signifikan dalam waktu relatif singkat, ujar Rerie, menunjukkan tingkat penularan virus korona cukup tinggi.

Di sisi lain, tambah Legislator NasDem itu, informasi yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti dalam sebuah webinar, yang menyebutkan tingkat kepatuhan warga DKI Jakarta untuk menggunakan masker tinggal 25 persen, sangat memprihatinkan. Padahal, di akhir 2020, tingkat kepatuhan warga DKI Jakarta memakai masker sempat mencapai 70 persen.

Kondisi tersebut, jelas Rerie, harus ditanggulangi dengan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan secara cepat pula, dengan melibatkan partisipasi publik yang seluas-luasnya.

Bagikan berita ini:
7
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar