Sektor Pendidikan, Guru dan Dosen Jadi Kunci Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan

Jumat, 18 Juni 2021 21:10

Ilustrasi seorang guru. Para mahasiswa yang ikut program Kampus Mengajar akan disebar di 6.775 sekolah. (Dery Ridwansah/...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kasus positif Covid-19 terus meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir, bahkan mencapai angka 12 ribu. Untuk itu, upaya pun terus dilakukan untuk menekan penyebaran virus Korona. Salah satunya melakukan vaksinasi masal.

Seiring dengan itu, masyarakat diminta untuk lebih disiplin pada penerapan protokol kesehatan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry Harmadi pun menuturkan, salah satu perubahan perilaku yang paling memberikan dampak berada di sektor pendidikan yang rencananya akan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas secara menyeluruh.

Saat ini, Indonesia memiliki 649.192 satuan pendidikan dengan sekitar 4 juta guru serta 68 juta peserta didik. Dari angka tersebut saja sudah 72 juta, belum lagi keluarga warga pendidikan.

“Kita punya 4 juta guru, kita punya 68 juta peserta didik, kalau dijumlahkan, ini udah 72 juta, plus keluarga peserta didik 42 juta, akan ada 115 juta (orang yang berpeluang patuh protokol kesehatan),” ujarnya beberapa waktu lalu.

“Bayangkan 115 juta, kita pengaruhi melalui institusi pendidikan dan jumlahnya sangat banyak, menjangkau sangat luas dan cepat, kita harapkan mereka bisa mematuhi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak),” sambung dia.

Indonesia sendiri, berdasarkan sensus penduduk memiliki populasi sekitar 270 juta jiwa. Di sektor pendidikan ini, yang menjadi kunci edukasi penerapan protokol adalah para guru serta dosen. Beri pemahaman yang mudah dimengerti dan menyenangkan.

Bagikan berita ini:
4
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar