Merdeka 19 Juni

Sabtu, 19 Juni 2021 08:55

Disway

Oleh: Dahlan Iskan

HARI ini ada peringatan hari kemerdekaan Amerika Serikat. Besar-besaran. Lho! Hari ini kan tanggal 19 Juni? Bukankah seharusnya 4 Juli?

Itulah.

Bagi orang kulit hitam hari kemerdekaan Amerika yang sebenarnya adalah 19 Juni 1865. Bukan 4 Juli 1776.

Itulah hari hilangnya perbudakan di Amerika Serikat secara tuntas. Yakni dua tahun setelah Presiden Abraham Lincoln mengesahkan UU anti diskriminasi. Lincoln sendiri kemudian mati ditembak oleh ekstremis kulit putih.

Empat hari lalu eksistensi “19 Juni” itu sudah kukuh. Menjadi resmi. Hari itu DPR Amerika menyetujui UU baru: Juneteenth National Independence Day.

Maka bertambahlah hari libur nasional Amerika: tiap 19 Juni. Sudah lama Amerika tidak menambah hari libur. Terakhir tahun 1983 lalu, ketika Presiden Ronald Reagan mengesahkan UU Baru untuk menghormati terbunuhnya pejuang persamaan hak Dr Martin Luther King Jr.

Ada yang menggelitik saat diadakan pemungutan suara 4 hari lalu: 14 orang menolak. Yang 415 orang setuju. Yang menolak itu semuanya dari Partai Republik.

Di antara 14 orang itu ada yang menolak dengan alasan nama UU itu akan membingungkan: mengaburkan hari kemerdekaan Amerika yang sebenarnya. Bacalah sekali lagi nama UU itu.

Ada juga yang beralasan hari libur sudah terlalu banyak. Sudah 9 hari. Termasuk hari buruh, hari Veteran, thanks giving, hari Martin Luther King. Hari libur yang terakhir itu kan sudah cukup mengakomodasi persamaan hak.

Bagikan berita ini:
2
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar