Paparkan Usulan Program Prioritas di Bappenas, Plt Gubernur Sulsel Sebut Stadion Mattoanging

Sabtu, 19 Juni 2021 17:06

Andi Sudirman Sulaiman.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, kembali memperlihatkan komitmennya dalam kelanjutan pembangunan Stadion Mattoanging.

Hal itu dibuktikan saat Andi Sudirman memaparkan Usulan Program Prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2022, di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, Jum’at malam, 18 Juni 2021.

Salah satu usulannya dalam menghadirkan sarana dan prasarana olahraga sepakbola, Stadion Mattoanging. Ia pun memaparkan usulan itu di hadapan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko.

Andi Sudirman mengatakan, pertemuannya dengan Kementerian PPN dalam rangka sinkronisasi program prioritas Pemerintah Sulsel dan pemerintah pusat.

“Rapat pertemuan kami dengan Bapak Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Subandi Sardjoko, guna membahas banyak hal terkait koordinasi sinkronisasi program prioritas pemerintah,” ujarnya.

“Salah satunya kami usulkan untuk pembangunan Stadion Mattoanging. Apalagi kami juga sebelumnya telah berkoordinasi dengan Bapak Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, dan beliau mendukung upaya Pemprov Sulsel dalam membangun sarana dan prasarana olahraga sepakbola,” jelasnya.

Terlebih lagi, Andi Sudirman mengatakan, Pemprov Sulsel telah menyampaikan komitmen dalam pembangunan Stadion Mattoanging secara bertahap dan fungsional di setiap tahap pembangunannya.

“Pemprov Sulsel telah menyiapkan untuk tahap satu dari APBD 2022. Ini karena kewajiban kami dalam pelayanan dasar dan melihat kondisi keuangan APBD saat ini. Kita berharap, ada bantuan dari APBN untuk membantu dalam pembangunan ini sehingga bisa lebih cepat diselesaikan,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
9
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar