PKB Makassar Ekspansi ke Milenial, Bukti Ceruk Basis Keummatan Kian Tergerus

Sabtu, 19 Juni 2021 16:13

Fauzi Andi Wawo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berdasarkan jajak pendapat yang dirilis lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi salah satu partai politik (parpol) yang diprediksi akan lolos masuk parlemen dari hasil Pemilu 2024 mendatang.

PKB masuk dalam lima besar top survei dengan perolehan suara 9,7 persen. Perolehan dukungan PKB berhasil melewati Partai Demokrat dengan suara sebesar 6,6 persen. Selanjutnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4,6 persen dan Partai Nasdem 3,7 persen.

PKB merupakan partai yang lahir pada era reformasi setelah lengsernya rezim orde baru, yang telah berlangsung selama 32 tahun.

Pada 23 Juli 1998 PKB lahir menjadi sebuah partai politik yang berideologi nasionalis religius di Indonesia, yang didirikan oleh para kiai dari Nahdatul Ulama (NU) atas usulan dari warga NU di seluruh pelosok Indonesia.

Sayangnya, melewati lebih dari dua dekade berdiri, saat ini partai yang identik dengan basis NU tersebut justru kesulitan menggarap basis warga NU sendiri. Utamanya di kota Makassar.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB kota Makassar, Fauzi Andi Wawo mengaku kewalahan menggarap basis NU. Menurutnya, jalur keumatan dengan nama besar Nahdatul Ulama (NU) sangat sulit ditempuh.

Sehingga, Fauzi banting setir mengarahkan radarnya untuk menggaet kalangan milenial dan komunitas anak muda.

Bagikan berita ini:
9
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar