Cerita Riana, Saksikan Anaknya Sakaratul Maut Usai Dilindas Mobil saat Bermain

Senin, 21 Juni 2021 21:38

Suasana di rumah duka

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Malam kian larut. Sebuah rumah kayu di Jalan Gunung Lompobattang, Lorong 90 semakin diselimuti rasa duka.

Bendera putih juga berkibar di gerbang masuk gang sempit itu. Siapa sangka, salah satu warga yang bermukim di kawasan padat penduduk itu meninggal secara tragis.

Apalagi yang meninggal itu adalah seorang bocah yang masih berusia tujuh tahun. Namanya Muh Raihan. Sang ibu, Riana tak bisa menahan tangisnya melihat anak keduanya itu dipanggil Yang Maha Kuasa.

Dia juga sempat menyaksikan anak tercintanya itu yang sudah dalam keadaan tak sadar di rumah sakit Pelamonia, usai dilindas sebuah mobil di Jalan Bulo Gading, Senin (21/6/2021) pukul 10.15 WITA tadi.

Di rumah sakit, Raihan terbaring lemah. Darahnya bercucuran deras di kepala. Kondisinya sudah dalam keadaan tak sadar. Raihan, bocah malang itu pun meninggal dunia.

“Di rumah sakit, anak saya sudah tak sadar. Kelihatan (isi kepala), tangan (kiri) patah. Di dalam hati saya bilang, usia anakku sudah tak lama lagi,” kata Riana, saat melihat detik-detik kepergian anaknya untuk selama-lamanya.

Di rumah duka malam ini, saat jarum jam menunjukkan pukul 20.40 WITA tadi, sang ayah, Emir Salim berkali-kali sesegukan melihat jenazah anak keduanya yang telah memucat.

Sehelai kain kafan yang menutupi wajah jenazah anaknya yang terdapat luka di kepala, membuat pria berusia 36 tahun itu menangis. Lagi dan lagi, dua buah hatinya lebih dulu dipanggil Yang Maha Kuasa.

Bagikan berita ini:
10
3
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar