Covid-19 Meningkat, Skrining Donor Plasma Konvalesen Kembali di Aktifkan di Surabaya

Senin, 21 Juni 2021 17:12

TES DULU: Penyintas Covid-19 menjalani pengambilan sampel darah untuk skrining plasma konvalesen di RSLI pada Sabtu (19/...

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Lonjakan kasus Covid-19 mengakibatkan pasokan plasma konvalesen di Surabaya menipis. Setiap hari permintaan yang masuk ke PMI mencapai ratusan kantong. Karena itu, skrining donor plasma konvalesen kembali diaktifkan.

Sebelumnya, skrining diadakan sebulan sekali. Sekarang skrining dilakukan seminggu sekali. Tepatnya setiap Sabtu pukul 08.00 hingga selesai di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI).

”Sabtu (19/6) sudah mulai lagi. Ada 12 orang yang ikut skrining. Hanya tujuh orang yang dinyatakan lolos,” ujar Ketua Pelaksana Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RSLI Radian Jadid Minggu (20/6).

Mereka yang dinyatakan lolos langsung mendonorkan plasma konvalesen di PMI Surabaya. Untuk merekrut calon pendonor dalam jumlah besar, seluruh penyintas Covid-19 yang pernah dirawat di RSLI diminta ikut donor plasma konvalesen. Selain itu, dilakukan sosialisasi terhadap perusahaan-perusahaan.

Komunitas penyintas Covid-19 di Surabaya juga digandeng untuk bisa berkontribusi dalam kegiatan donor plasma konvalesen. Sementara itu, pasien Covid-19 klaster Madura di RSLI mulai sembuh setelah menjalani perawatan 14 hari.

Namun, mereka belum diperbolehkan berinteraksi dengan orang lain. Setelah keluar dari RSLI, seluruh penyintas wajib menjalani isolasi mandiri minimal 7–14 hari. ”Ada 15 pasien klaster Madura yang telah sembuh. Yaitu, 8 laki-laki dan 7 perempuan. Dari tes swab PCR sebanyak dua kali, hasilnya menunjukkan bahwa mereka sudah negatif Covid–19,” terang Jadid.

Bagikan berita ini:
10
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar