Dideportasi dari Singapura, Adelin Lis Empat Kali Pakai Paspor Atas Nama Hendro Leonardi

Senin, 21 Juni 2021 20:14

Terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis dihadirkan saat konferensi pers di Kejagung, Sabtu (19/6/2021). Kejaksaan Agung RI berhasil memulangkan buron kasus pembalakan liar Adelin Lis dari Singapura menggunakan pesawat Garuda GA-837. Pemulangan Adelin Lis ini hasil dari sinergitas antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Singapura. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Terpidana Adelin Lis telah berhasil dideportasi dari Singapura pada Sabtu (19/6) kemarin. Edelin Lis merupakan daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Agung (Kejagung) selama 10 tahun yang kemudian pelariannya berhasil ditangkap di Singapura.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) membenarkan buron kasus pembalakan liar itu sempat memegang paspor atas nama Hendro Leonardi. Berdasarkan data yang dimiliki Ditjen Imigrasi, Adelin tercatat memegang paspor Indonesia sebanyak empat kali.

Hanya satu paspor atas nama Adelin Lis, selebihnya menggunakan nama Hendro Leonardi yang diterbitkan sebanyak tiga kali. Tercatat paspor atas nama Adelin Lis diterbitkan di Polonia pada 2002, atas nama Hendro Leonardi diterbitkan di Jakarta Utara pada 2008, atas nama Hendro Leonardi diterbitkan di Jakarta Utara pada 2013; dan atas nama Hendro Leonardi diterbitkan di Jakarta Selatan pada 2017.

“Buronan Kejaksaan Agung Adelin Lis alias Hendro Leonardi tercatat pernah memegang Paspor RI sebanyak empat kali,” kata Kepala Bagian Humas dan Umum, Ditjen Imigrasi Kemkumham Arya Pradhana Anggakara dalam keterangannya, Senin (21/6).

Bagikan berita ini:
1
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar