Dideportasi dari Singapura, Adelin Lis Empat Kali Pakai Paspor Atas Nama Hendro Leonardi

Senin, 21 Juni 2021 20:14

Terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis dihadirkan saat konferensi pers di Kejagung, Sabtu (19/6/2021). Kejaksaan Agu...

Angga menjelaskan kronologis Adelin Lis yang dapat memiliki paspor atas nama Hendro Leonardi. Menurutnya, Imigrasi baru menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) pada 2009.

Sebelum 2009, data pemohon paspor hanya tersimpan secara manual di server kantor imigrasi setempat dan tidak terekam di Pusat Data Keimigrasian. Sehingga data hanya tersimpan masing-masing wilayah.

“Hal ini menyebabkan Adelin Lis dapat mengajukan paspor pada tahun 2008 dengan menggunakan identitas Hendro Leonardi dan tidak terdeteksi,” ujar.

Angga berdalih, seluruh persyaratan permohonan paspor dan mekanisme penerbitan paspor telah melalui ketentuan yang berlaku yaitu penyerahan berkas persyaratan, pemeriksaan berkas, wawancara, dan pengambilan sidik jari dan foto. Adelin Lis juga telah melampirkan serta menunjukkan dokumen yang menjadi syarat permohonan.

“Baik yang asli maupun fotokopi kepada petugas yaitu KTP, Surat Bukti Perekaman KTP Elektonik, KK, Akte Lahir, dan surat pernyataan ganti nama,” papar Angga.

Oleh karena itu, saat ini Ditjen Imigrasi sedang berkordinasi dengan Ditjen Dukcapil untuk melakukan pendalaman terkait keabsahan data diri atas nama Hendro Leonardi. Adelin Lis dapat dijerat pidana keimigrasian sesuai Pasal 126 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian jika terbukti memalsukan data untuk memperoleh paspor.

Bagikan berita ini:
3
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar