Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia, Fasilitas Kesehatan di Ibu Kota Terancam Kolaps

Senin, 21 Juni 2021 20:32

Ilustrasi pelayanan pasien Covid-19 di RS Universitas Airlangga (RSUA), Surabaya (RSUA for Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia terjadi di sejumlah daerah. Jika tidak segera ditangani secara ekstrem, fasilitas kesehatan dikhawatirkan kolaps dalam seminggu.

Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Letkol TNI Laut M Arifin mengaku telah menyarankan pemerintah pusat segera menentukan kebijakan dari hulu. “Kami sudah rapat dengan Presiden. Sudah disarankan intinya dalam bentuk apa pun. Pokoknya hulunya harus dicekik,” tegas Arifin di Jakarta, Senin (21/6).

Apabila tidak dijalankan, diprediksi fasilitas kesehatan akan kolaps dalam sepekan ke depan. “Kalau hulu nggak dicekik, seminggu lagi kita bakal kolaps. Terutama yang di DKI Jakarta. Nggak sampai seminggu mungkin,” paparnya.

Masyarakat, lanjutnya, wajib mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan 5M. Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, terus mengalami lonjakan. Data keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Wisma Atlet Kemayoran tinggal 18 persen.

Wisma Atlet Pademangan dilaporkan sudah terisi 99 persen. Karena itu, sudah tidak menerima pasien lagi alias ditutup. Arifin menerangkan yang ditutup di Wisma Atlet Pademangan adalah Tower 8. Ini adalah tower yang menampung pasien tanpa gejala. (fin)

Bagikan berita ini:
10
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar