Rencana Orang Tua Sekolahkan Raihan Harus Batal karena Ajal

Senin, 21 Juni 2021 22:13

Riana memperlihatkan foto anaknya, Raihan semasa hidup

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Meninggalnya Raihan membuat kedua orang tuanya, Riana dan sang suami, Emir Salim merasa sangat terpukul. Anak keduanya itu lebih dulu dipanggil Yang Maha Kuasa, dengan cara yang tragis.

Bocah malang berusia tujuh tahun itu tewas usai dilindas sebuah mobil di Jalan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, (21/6/2021) pukul 10.15 WITA.

Padahal, bocah berkulit putih itu rencananya akan mengenyam pendidikan sekolah dasar di SD Bulogading, Makassar. Segala berkas administrasi sudah dipersiapkan.

Namun sayang, kehendak Tuhan tidak ada yang bisa melawan. Rencana untuk menyekolahkan Raihan harus batal, lebih dulu harus dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Sudah mendaftar di SD Negeri Bulogading,” kata ayah korban, Emir Salim, sambil menatap wajah jenazah anaknya yang sudah meninggal.

Dia juga mengaku sempat menerima panggilan telepon dari anak tercintanya itu saat dirinya sedang bekerja. Namun Emir tak merespons. Ia tak menyangka, panggilan anaknya itu adalah yang terakhir.

“Sempat ada panggilannya tapi tidak saya jawab,” tambah dia.

Rencananya, jenazah Raihan akan dimakamkan oleh pihak keluarga di pemakaman RS Dadi, Makassar besok.

Diketahui, Raihan menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Dia dilindas oleh sebuah mobil warna hitam dengan plat DD 1240 VT yang sedang parkir, bergerak maju langsung melindas korban yang sedang jongkok dan makan es krim.

Bagikan berita ini:
1
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar