Tanyakan 5 Hal Ini pada Diri Sendiri Sebelum Ajukan Pinjaman Online agar Keuangan Selamat

Senin, 21 Juni 2021 01:07

Ilustrasi pinjaman online (Istimewa)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Imbas dari teknologi internet dan digital yang berkembang pesat akhir-akhir ini, kehidupan masyarakat menjadi jauh lebih mudah dan praktis. Hampir semua aktivitas manusia saat ini bisa dilakukan secara online. Beberapa contohnya adalah berbelanja, memesan makanan, hingga bekerja.

Tak hanya itu, mengajukan pinjaman atau berutang pun dewasa ini bisa jauh lebih mudah dilakukan secara online. Alasannya karena produk keuangan berbasis digital tersebut hanya membutuhkan beberapa dokumen pribadi milik nasabah saja. Seperti, KTP dan slip gaji, agar pengajuan bisa diverifikasi dan disetujui.

Akan tetapi, bukan berarti pinjaman online ini bisa digunakan dengan tanpa konsekuensi, khususnya di Indonesia. Meskipun penyedia layanan pinjaman online legal dan resmi terdaftar sudah cukup banyak, namun jasa pinjol ilegal dan palsu juga sangat banyak bertebaran di dunia maya. Jika sampai lengah, risiko untuk terjebak pada layanan tersebut akan menjadi lebih tinggi.

Anda pun mungkin sudah tidak asing dengan headline berita tentang korban penipuan layanan pinjol ilegal, bukan? Nah, agar tak sampai menjadi target incaran selanjutnya dan mampu memanfaatkan pinjaman online dengan optimal, tanyakan dulu pada diri Anda 5 pertanyaan ini sebelum mengajukan layanan keuangan tersebut.

  1. Apakah Kreditur atau Fintech Penyedia Pinjaman Online Telah Terdaftar OJK?

Seperti yang sempat dibahas sedikit sebelumnya, layanan pinjaman online yang legal memang cukup banyak. Namun, jasa pinjaman online yang ilegal dan berniat menjebak keuangan para nasabahnya juga tak kalah banyaknya. Bahkan, di antara ratusan, atau mungkin ribuan layanan pinjaman online yang beredar di dunia maya, hanya 146 layanan saja yang resmi terdaftar dan mengantongi izin usaha dari OJK.

Bagikan berita ini:
9
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar