Usai Bacok Istri, Maranada Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dekat TPA

Senin, 21 Juni 2021 11:08

Pelaku pembunuhan istri I Made Maranada (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MANGUPURA-Kasus suami bunuh istri yang terjadi di Banjar Sibang, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Badung terus menuai sorotan.Kasus ini disorot karena selain dilakukan keji dan biadab, juga banyak cerita drama.

I Made Maranada, 32, anak perangkat desa di Jagapati ini tega membantai istrinya Ni Luh Putu Russiana dengan menggunakan pisau dapur di garasi rumah orang tuanya.

Bahkan saat aksi sadis yang dilakukan pelaku Maranada itu dilakukan di depan orang tua kandung (Saksi Ni Nyoman Yeni, 65).

Seperti sudah kalap dan kerasukan setan, usai menikam pisau dapur ke leher bagian kiri istrinya hingga roboh bersimbah darag, pelaku dengan santai masuk ke dalam rumah sambil menenteng pisau.

Aksi itu juga dilihat oleh ibu kandung pelaku (Saksi Ni Nyoman Yeni). Namun Yeni yang syok dan tak menyangka dengan aksi kejji pelaku hanya bisa menangis, lemas dan lunglai.

Bahkan, tak sampai di sana, sempat berusaha kabur saat ayah kandungnya (Saksi Made Geliduh, 60) marah karena melihat perbuatannya. Maranada yang sempat dihalangi Saksi Geliduh malah memukuli ayah kandungnya.

Perbuatan durhaka Maranada itu terjadi bukan sekali, melainkan pelaku beberapa kali memukuli ayahnya dan kemudian kabur.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Badung Iptu I Ketut Gede Oka Bawa saat dikonfirmasi mengatakan, usai menerima laporan dari orang tua pelaku yang juga menjabat sebagai perangkat di desa setempat (Saksi Made Geliduh), polisi langsung turun ke TKP.

Selanjutnya usai mendatangi rumah, polisi kemudian mencari keberadaan Maranada yang sempat kabur usai membantai istrinya.

Singkat cerita, usai melakukan pencarian hampir sekitar 2 (dua) jam, Sabtu (19/6) sekitar pukul 00.15 WITA, polisi bersama warga dan kerabat kemudian akhirnya menemukan pelaku.

Saat itu, posisi pelaku ditemukan di sebelah Barat TPA, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal.

Ketika ditemukan, pelaku dalam keadaan tidak sadarkan diri dan terlentang di sungai.

“Ya diduga dia melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menusuk dirinya menggunakan pisau yang sama yang ditancapkan ke dada bagian tengah.

Selanjutnya pelaku dilarikan ke RS Mangusada, namun karena luka cukup parah, akhirnya pelaku dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar untuk mendapatkan perawatan intensif,”terang Iptu Ketut Gede Oka Bawa.

Sempat sekarat dan ditemukan terkapar di sebelah barat TPA Desa Jagapati, kondisi I Made Maranada mulai berangsur membaik.

Sempat dibawa ke RSUD Mangusada, Kapal Badung, namun karena luka di dada yang cukup parah, pelaku Maranada akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kini setelah menjalani perawatan selama dua hari, kondisi pria sadis ini dikatakan mulai membaik.

Seperti dibenarkan Kepala Sub Bagian Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan jika pelaku pembunuhan istri di Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung ini sudah membaik.

“Kondisinya mulai membaik,”terang Iptu Oka Bawa.

Selanjutnya, dengan membaiknya kondisi Maranada, polisi berencana akan melakukan pemeriksaan hari ini.

Pemeriksaan Maranada itu dilakukan polisi selain untuk mengungkap motif pembunuhan sadis terhadap istri, juga untuk mengetahui alasan pelaku melakukan percobaan bunuh diri usai membantai istrinya.

“Sehingga dengan diperiksa, motifnya akan terkuak setelah mengambil keterangannya. Besok (Senin (21/6) hari ini) rencana kami periksa,” tukas Iptu Ketut Gede Oka Bawa. (radarbali/fajar)

Bagikan berita ini:
10
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar