DPRD Sebut Dinas PUTR Serampangan Kerjakan Proyek

Selasa, 22 Juni 2021 15:17

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sugiarti Mangun Karim

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyebut Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel serampangan atau tidak memiliki perencanaan yang matang dalam melakukan pembangunan.

Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sugiarti Mangun Karim mengatakan, kegiatan fisik membutuhkan proses yang panjang dengan jumlah paket yang luar biasa dengan jumlah anggaran yang juga luar biasa.

Sehingga menurutnya, berdasarkan dari pengalaman-pengalaman yang lalu, ketika sebuah pengerjaan fisik tidak dilanjuti secara cepat, progresnya di lapangan akan menyulitkan di akhir tahun anggaran.

Ia meminta agar Dinas PUTR senantiasa berkoordinasi dengan Komisi D terkait dengan data progres kegiatan selama ini utamanya yang sudah masuk tahap tender di Biro Pengadaan Barang dan Jasa ataupun yang belum sama sekali.

“Jadi data yang belum terdorong ke Barjas, data yang telah terdorong ke Barjas, dan data yang penyiapan dananya telah ada perlu kita tahu. Tidak ada lagi kegiatan yang kayak dulu kajili-kajili. Kerja saja dulu, nanti pi dilapor baru kita bayar,” katanya ketika Rapat koordinasi terkait kegiatan Dinas PUTR, di Ruang Komisi D, Selasa, (22/6/2021).

Lebih lanjut kata dia, perencanaan yang matang juga akan meringankan kerja-kerja Dinas PUTR yang selama ini seringkali kewalahan menandantangani dokumen di akhir tahun.

“Ini juga membantu Pak Prof (Rudy Djamaluddin), di ujung tahun anggaran Pak Prof tidak perlu setengah mati menandatangani segini tingginya. Sehingga harusnya kegiatan sudah selesai di akhir tahun tetapi karena menumpuknya terlalu tinggi, tidak sempat kemudian ditandatangani pencairannya. Itulah tidak terhitung sebagai kegiatan tahun anggaran 2020. Sehingga masuk dalam kategori kegiatan tidak ber-SPM,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
1
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar