Kopi Gerobak, Strategi Jitu Dulang Keuntungan dengan Modal Pas-pasan

Selasa, 22 Juni 2021 10:43

Kopi Gerobak

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di tengah krisis ekonomi imbas pandemi Covid-19, banyak bisnis cafe atau warung kopi berbasis UMKM yang mengalami penurunan omzet lantaran pembatasan sosial kian ketat diterapkan pemerintah.

Agar tidak defisit, sebenarnya banyak pilihan yang bisa diambil agar bisnis kopi yang sangat menjanjikan ini bisa tetap mendatangkan keuntungan besar bagi para pelaku UMKM.

Seperti yang dilakukan Andi Agung Setiawan. Pemuda asal Kabupaten Bulukumba ini berjualan kopi dengan menggunakan gerobak. Modalnya sedikit dan bisa mendatangkan keuntungan yang di atas rata-rata.

Agung mengungkapkan, dalam memulai bisnisnya ini, ia hanya perlu menyiapkan modal Rp 10 juta. Modal tersebut digunakan untuk menyiapkan gerobak, peralatan pembuat kopi dan bahan.

“Agar bisnis ini bisa running dengan baik, pilihan lokasi berjualan adalah hal yang paling penting,” tutur Agung kepada fajar.co.id di Makassar, Selasa (22/6/2021).

Karena itu, pemilik gerobak kopi “Teman Jalan” ini kemudian menempatkan gerobak kopinya tepat di depan Lapangan Pemuda, Jalan Jend. Sudirman, Kabupaten Bulukumba.

“Di sana sangat ramai orang yang lewat-lewat. Kita manfaatkan itu untuk capai penjualan yang besar,” akunya.

Menurut Agung, pilihannya membuka usaha dengan konsep gerobak kopi tidak terlepas dari situasi pandemi yang berdampak pada aktivitas dimana orang-orang cenderung menghindari kerumunan di tempat-tempat indoor seperti cafe dan warung kopi. Terlebih ada aturan pemerintah memberlakukan pembatasan sosial.

Bagikan berita ini:
10
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar