Pasien Covid-19 Meninggal di Jalan Sebelum Sampai Rumah Sakit

Selasa, 22 Juni 2021 08:52

Petugas medis Malaysia membawa jenazah pasien Covid-19 untuk dimakamkan (AFP)

“Kami tidak memiliki laporan post-mortem tentang mereka, sehingga sulit untuk mengetahui penyebab kematian mereka dan surveilans genomik atau epidemiologis Malaysia rendah, sehingga kami tidak memiliki gambaran yang jelas tentang virulensi varian saat ini,” kata Prof Awang.

“Orang yang terinfeksi mungkin mengabaikan gejalanya hanya sebagai flu biasa atau batuk ringan, tanpa berpikir bahwa mereka telah terinfeksi Covid-19,” katanya.

Sehingga pasien tidak dites. Dan ketika mereka memburuk dengan cepat, mereka meninggal di jalan saat dibawa. Selain itu, untuk beberapa daerah terpencil seperti pedalaman Sabah dan Sarawak, fasilitas medis mungkin jauh dan tidak mudah diakses.

Varian Delta mungkin memiliki tanda dan gejala infeksi yang berbeda. Dan pasien mungkin tidak mengenali atau tak sadar itu adalah infeksi Covid-19. Meskipun mereka yang terinfeksi mungkin tidak merasa sakit, mereka dapat menular dan membahayakan orang lain. Peluncuran vaksinasi perlu dipercepat untuk melindungi lebih banyak orang dengan cepat.

“Untuk mencegah berkembangnya Covid-19 yang parah, pemerintah benar-benar perlu meningkatkan upaya vaksinasi lebih lanjut. Saya menyarankan agar kita meningkatkan ini menjadi 300 ribu hingga 500 robu dosis per hari. Ini akan mengurangi penyebaran kasus asimtomatik dan tidak terkait atau sporadis, yang sangat mengkhawatirkan saat ini,” kata Prof Awang.

Bagikan berita ini:
5
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar