Anggaran Jumbo Makan-Minum DPRD Makassar, Kopel: Harus Direfocusing, karena Rapat Banyak Dilakukan Daring

Rabu, 23 Juni 2021 12:06
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggaran jumbo makan-minum DPRD Kota Makassar mengatasnamakan rakyat. Berdalih anggaran Rp22,648 miliar untuk biaya konsumsi masyarakat yang diundang pada kegiatan dewan.

Bagian Humas Sekretariat DPRD menyebut dewan mengalokasikan anggaran Rp5,4 miliar untuk biaya makan 90 ribu orang yang diundang pada reses anggota dewan. Biaya makan warga yang diundang dipatok Rp60 ribu per orang.

Pada kegiatan sosialisasi peraturan daerah, DPRD menyebut mengundang 79.500 orang. Masing-masing diberi makanan seharga Rp180 ribu, sehingga menghabiskan anggaran Rp4,31 miliar.

Kemudian untuk pembuatan peraturan daerah, DPRD mengklaim mengundang 11.475 orang. Masing-masing juga diberi makan seharga Rp180 ribu, sehingga menghabiskan anggaran Rp20,6 miliar.

Peneliti senior Lembaga Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia, Herman menilai anggaran makan dan minum rapat DPRD Makassar cukup fantastis. Selama pandemi Covid-19, kebanyakan rapat dilakukan secara daring.

Jumlah warga yang hadir pun berkurang. Otomatis mengurangi biaya makan minum.

Begitu pun dengan klaim untuk reses dan sosialisasi perda. Kegiatan ini mesti mengikuti imbauan agar tidak mengumpulkan banyak orang.

Bagikan berita ini:
3
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar