Beasiswa Berseliweran, Anak Didik Pemasyarakatan Juga Butuh

  • Bagikan

Sesuai dengan tujuan pemasyarakatan, mereka dibina agar kelak menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi perbuatannya. Mereka diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan, dapat hidup secara wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.

Kewajiban pembinaan itu kini melekat pada LPKA di tengah keterbatasannya. Terbatas dalam segala hal. Kuantitas SDM sipir pembina Andikpas tidak sebanding dengan beban kerja, apalagi soal kualitas, tidak tersedia anggaran memadai untuk melatih mereka untuk menjadi profesional dalam pembinaan Andikpas. Soal sarana prasarana penunjang pembelajaran juga bernasib sama, belum maksimal.

Di lain sisi pembinaan Andikpas sedikit berbeda, latar belakang sosial dan keadaan psikologis andikpas memerlukan pendekatan berbeda.

Di balik keterbatasan tersebut, LPKA berkewajiban untuk melakukan pelayanan, pembinaan, pendidikan, perawatan, dan pengawasan terhadap Andikpas.

Dalam hal pembinaan mencakup dua aspek: pertama, pembinaan kepribadian dengan dengan beragam kegiatan untuk mewujudkan kesadaran beragama, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesadaran intelektual (pengetahuan), kesadaran hukum, dan mengintegrasikan Andikpas kembali ke masyarakat. Kedua, pembinaan kemandirian berupa program pengembangan bakat dan keterampilan untuk usaha mandiri dan Industri kecil.

Pembinaan yang disajikan terfokus pada rehabilitasi dan integrasi sosial. Tingginya tingkat kecemasan Andikpas akan penerimaan masyarakat setelah bebas perlu menjadi perhatian. Layanan konseling dengan pendekatan psikologis dan kegiatan positif penunjang lainnya akan membantu dalam memulihkan kesehatan mental mereka.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan