Minat Investasi Properti di Tengah Pandemi Masih Tinggi

Rabu, 23 Juni 2021 15:10

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Belum lama ini, Bank Indonesia merilis survei harga properti residensial. Dimana terjadi peningkatan terhadap penjualan properti di Indonesia pada triwulan I tahun 2021.

Hal ini tercermin dari penjualan properti residensial yang tumbuh 13,9596 (yoy), meningkat dibandingkan dengan capaian pada triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 20,5996 (yoy).

Peningkatan penjualan properti residensial tersebut terjadi pada seluruh tipe rumah. Dari sisi harga, hasil survei mengindikasikan harga properti residensial tumbuh terbatas pada triwulan I 2021.

Perkembangan ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I 2021 yang tercatat sebesar 1,3596 (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,4396 (yoy).

Harga properti residensial primer diperkirakan masih tumbuh terbatas pada triwulan II 2021 sebesar 11046 yoy).

Berdasarkan sumber pembiayaan, hasil survei menunjukkan pengembang masih mengandalkan sumber dari nonperbankan untuk pembiayaan pembangunan properti residensial.

Pada triwulan I 2021, pembiayaan pembangunan properti yang bersumber dari dana internal pengembang mencapai 65,45% dari total kebutuhan modal.

Dari sisi konsumen, fasiltas KPR menjadi preferensi utama sumber pembiayaan dalam pembelian properti residensial dengan pangsa mencapai 73,67% dari total pembiayaan.

Meski ekonomi diterpa pandemi, properti tetap menjadi instrumen investasi yang menjanjikan. Lokasinya yang berada di kawasan berkembang menjadi faktor penunjang yang sangat penting.

Bagikan berita ini:
3
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar