PPKM Mikro, PHRI: Kalau Ini Terus Menerus Dilakukan Nggak Sehat Juga

Rabu, 23 Juni 2021 17:17

Warga berjalan di dekat spanduk peringatan Zona Merah di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar Jakarta, Jumat (5...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengusaha hotel dan restoran mendukung keputusan pemerintah menerapkan kebijakan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk menekan angka penularan kasus Covid-19 yang sedang meningkat pasca libur lebaran Idul Fitri 2021.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, pelaku usaha saat ini juga menyoroti implementasi PPKM Mirko itu sendiri. Sebab, implementasi kebijakan pembatasan sosial tersebut dinilai masih tidak cukup efektif.

“Kita mendukung tapi konsekuensinya implementasinya seperti apa. Kalau ini terus menerus dilakukan kan nggak sehat juga,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com, Rabu (23/6).

Selain itu, Maulana juga mengatakan, pemerintah juga mengevaluasi penerapan PPKM Mikro di lapangan. Sebab, hingga saat ini banyak masyarakat yang masih abai salah satunya menjaga protokol kesehatan Covid-19.

“Karena setiap ada kebijakan sektor pariwisata pasti langsung kena,” tuturnya.

Maulana menambahkan, tahun ini merupakan tahun yang lebih berat dibandingkan 2020. Menurutnya, perjalanan menghadapi situasi pandemi bukan hal yang mudah karena semua aktivitas masyarakat dibatasi.

“2021 tahun lebih berat dari 2020, perjalanannya panjang. Karena kan perjalanannya juga panjang sudah 1,5 tahun,” pungkasnya. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
7
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar