Preview Kolombia vs Brasil: Jaga Perawan

Rabu, 23 Juni 2021 11:10

Latihan Timnas Brasil/Lucas Figueiredo/CBF

FAJAR.CO.ID, RIO DE JANEIRO—Juara bertahan sekaligus tuan rumah, Brasil akan melakoni laga ketiganya di Grup B Copa America 2020, besok pagi. Mereka diharapkan kembali berpesta gol dan menjaga gawang mereka tetap perawan di Estádio Olímpico Nilton Santos.

Jika melihat bagaimana penampilan mereka sejauh ini, misi ini harusnya bukan pekerjaan sulit bagi Neymar dan kawan-kawan. Dalam beberapa pertandingan terakhir mereka sejak 2020, Selecao menyapu bersih kemenangan.

Sejak kickoff Copa America 2020, mereka juga menjadi tim dengan penampilan paling bagus. Tujuh gol berhasil mereka lesakkan di dua laga awal yang menempatkan pemilik sembilan gelar Copa America itu sebagai tim tersubur di turnamen.

Pada saat bersamaan, mereka juga menjadi negara dengan pertahanan terbaik di antara seluruh kontestan Copa America 2020. Menghadapi Venezuela dan Peru, tak sekali pun jala gawang mereka bergetar.

Sejarah pertemuan juga menempatkan Brasil sebagai unggulan. Dari 62 pertandingan antar kedua negara, Tim Samba menang 24 kali dan hanya kalah enam kali. Khusus di Copa America, dari 10 pertemuan, sang juara bertahan menang tujuh kali berbanding dua kemenangan Los Cafeteros, julukan Kolombia.

Pemain Brasil sendiri sangat percaya diri menyambut pertandingan ini. Bek Brasil, Alex Sandro mengatakan, pekerjaan yang mereka lakukan belakangan ini sangat luar biasa. Sang full-back menegaskan, angka-angka positif yang mereka hasilkan merupakan hasil kerja seluruh pemain.

“Kami banyak bekerja, itulah kebenarannya. Ketika Anda bekerja dan percaya pada apa yang Anda kerjakan, mendapatkan hasil positif lebih mudah. Tidak hanya lini pertahanan yang bekerja dengan sangat baik, tetapi juga seluruh tim,” tegas Alex di situs resmi Federasi Sepak Bola Brasil.

Di laga sebelumnya, Pelatih Brasil, Adenor Leonardo Bachi merombak total barisan starternya. Ibarat uji coba, sang pelatih melakukan enam perubahan sekaligus. Alisson Alisson, Marquinhos, Renan Lodi, Casemiro, Lucas Paqueta, dan Richarlison semuanya dicadangkan.

Untuk mengisi tempat mereka, pelatih berjuluk Tite tersebut memainkan Ederson Moraes, Thiago Silva, Alex Sandro, Fabinho, Everton, dan Gabriel Barbosa. Selain itu, Tite juga menggunakan seluruh slot pergantian pemain.

Namun, Tite memastikan itu bukan karena ia meremehkan turnamen dan lawan-lawan mereka. Ia bahkan menyebut sejumlah pemain Kolombia sebagai bintang dunia. “Kolombia dengan (Davinson) Sánchez, (Yerry) Mina, (Juan) Cuadrado, pemain level tinggi,” jelas Tote di EFE.

Walau begitu, Tite sepertinya akan melanjutkan rotasi pemainnya di laga nanti. Menarik ditunggu apakah dia akan memberi waktu istirahat kepada Neymar yang tengah memburu rekor top skor sepanjang masa Brasil.

“Sangat sulit di beberapa posisi untuk mengatakan siapa pemegang posisi mutlak. Kami semua merasa bahwa kami memiliki tempat. Tite memberi tahu kami bahwa kami semua penting, bahwa setiap orang harus bersiap dan yang masuk menentukan pertandingan,” jelas Alex soal kemungkinan rotasi.

Di pihak Kolombia yang baru saja kalah 1-2 dari Peru, pelatih Reinaldo Rueda menegaskan kesiapan anak asuhnya menantang tuan rumah. Menurutnya, ini adalah pertandingan terakhir Kolombia dan ia berharap hasil bagus agar bisa lolos delapan besar.

“Kami ingin dan perlu maju ke babak berikutnya. Saya pikir ini terbuka dan kami harus terus bekerja untuk menjadi yang terbaik. Kami harus kuat untuk melakukan yang terbaik,” tegas Rueda seperti dikutip dari Futbol Red.

Masalah Kolombia adalah gol. Dalam tiga laga terdahulu, mereka hanya mencetak dua gol. Rueda mengakui, penyerang mereka perlu kembali mendapatkan kepercayaan diri saat berhadapan dengan Brasil.

“Ada momen-momen penting dan efisiensi yang kurang untuk mendapatkan hasil. Kami harus mendapatkan kembali kepercayaan diri di depan gawang lawan dan menyelesaikan permainan karena kami memiliki pemain yang mampu mencetak gol. Tetapi turnamen ini sangat kompetitif. Kami harus terus meningkatkan di sisi ofensif,” kunci Rueda.

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada September 2019 di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat. Dalam laga persahabatan itu, Brasil dan Kolombia bermain imbang 2-2. Casemiro dan Neymar mencetak gol Selecao. Sementara Luis Muriel memborong dua gol Los Cafeteros. Hasil itu mempertegas ketatnya duel mereka sejak 2015. (amr)

Prakiraan Pemain

Kolombia (4-4-2): Ospina; Medina, Yerry Mina, Sanchez, Tesillo; Cuadrado, Barrios, Cuellar, Cardona; Zapata, Muriel

Brasil (4-3-3): Alisson; Danilo, Marquinhos, Silva, Lodi; Paqueta, Casemiro, Ribeiro; Jesus, Richarlison, Neymar

Head to head

06/09/19 Brasil 2–2 Kolombia

05/09/17 Kolombia 1–1 Brasil

25/01/17 Brasil 1–0 Kolombia

06/09/16 Brasil 2–1 Kolombia

17/06/15 Brasil 0–1 Kolombia

Lima pertandingan terakhir Kolombia

20/06/21 Kolombia 1–2 Peru

17/06/21 Kolombia 0–0 Venezuela

13/06/21 Kolombia 1–0 Ekuador

08/06/21 Kolombia 2–2 Argentina

04/06/21 Peru 0-3 Kolombia

Lima pertandingan terakhir Brasil

20/06/21 Brasil 4-0 Peru

13/06/21 Brasil 3–0 Venezuela

08/06/21 Paraguay 0–2 Brasil

04/06/21 Brasil 2–0 Ekuador

17/11/20 Uruguay 0–2 Brasil

Rekaman Pertemuan

Pertandingan: 42

Kolombia menang: 6

Brasil menang: 24

Imbang: 12

Jumlah gol: 116

Gol Kolombia: 31

Gol Brasil: 85

Selisih gol: 54

Rekor skor

Kemenangan terbesar Kolombia: 5-1

Kemenangan terbesar Brasil: 9-0

Skor terbesar: 9-0

Hasil imbang terbesar: 2-2

Bagikan berita ini:
6
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar